Peringkat Utang RI Naik Indikasi Ekonomi Indonesia Stabil

UANG | 11 Juni 2019 19:58 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Lembaga pemeringkat Standard and Poors (S&P) meningkatkan peringkat utang RI atau Sovereign Credit Rating Republik Indonesia dari BBB-/Outlook Stabil menjadi BBB/Outlook Stabil pada 31 Mei 2019.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penilaian S&P merupakan indikasi bahwa Indonesia memiliki kondisi perekonomian yang terbilang stabil dalam merespons ketidakpastian ekonomi yang kini tengah bergejolak.

"Kan kita barusan diupgrade S&P. Itu berarti kita dianggap memiliki beberapa hal yang sifatnya positif. Dan dalam hal ini outputnya stabil," terangnya di Jakarta, Selasa (11/6).

"Ini cukup membuat kita melihat dalam suasana kemarin terutama menjelang Pemilu tapi kebijakan makro kita dari Bank Indonesia (BI) maupun Kementerian Keuangan untuk menjaga stabilitas dan juga pertumbuhannya tetap terjaga," tegasnya.

Meski begitu, dia menekankan, RI masih memiliki tugas besar yakni meningkatkan pendapatan perkapita negara agar dapat bersaing dengan negara-negara G20.

"Yang harus diperbaiki oleh kita semua adalah income perkapita kita dianggap masih lebih rendah dibandingkan dengan kelompok G20 kemudian sisi peningkatan basis pajak dan kita semua juga sepakat untuk meningkatkan itu," kata dia.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Bos BI Apresiasi Naiknya Peringkat Utang RI
Menperin Yakin RI Akan Jadi Negara Safe Haven Investasi, ini Alasannya
Sri Mulyani Ingatkan Kenaikan Peringkat Utang Tak Lantas Buat Investasi Datang
Menteri Sri Mulyani Soal SnP Naikkan Peringkat Utang RI: Kenaikan yang Signifikan
Menko Darmin soal Peringkat Utang RI Naik: Ekonomi Kita Tumbuh Cepat dari Negara Lain
Peringkat Utang Naik, Bos BI Sebut Ekonomi Indonesia Makin Dipercaya

(mdk/azz)