Perjuangan Pemerintah Mereformasi Pendidikan Indonesia di Tengah Pandemi Corona

Perjuangan Pemerintah Mereformasi Pendidikan Indonesia di Tengah Pandemi Corona
UANG | 26 Oktober 2020 18:24 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, membeberkan upaya pemerintah dalam melakukan reformasi di sektor pendidikan. Bahkan, di tengah kondisi pandemi Covid-19, pemerintah tetap ingin aktivitas belajar mengajar dilakukan, sekalipun tidak bertatap muka atau menggunakan digitalisasi.

Dia mengatakan, infrastruktur pendidikan menjadi salah satu yang disorot pemerintah. Bagaimana caranya para pelajar maupun mahasiswa tetap bisa melakukan pembelajaran dengan jarak jauh.

Sehingga dicetuskanlah anggaran untuk pemberian kouta belajar diperuntukan bagi pelajar, mahasiswa, madrasyah, dan pesantren yang nilainya mencapai Rp7,21 triliun. Anggaran tersebut diberikan sebagai fasilitas pemberian kouta internet untuk masing-masing pelajar.

"Ini saya belum berbicara konten pendidikan, baru kebutuhan dari situasi normal menjadi situasi yang harus pindah menjadi online. Ini membutuhkan sesuatu peningkatan yang sangat besar," kata Menteri Sri Mulyani dalam sebuah acara Cerita di Kemenkeu Mengajar, Senin (26/10).

Dia mengatakan, pada saat pemerintah mencetuskan ide untuk anggaran pembiayaan kuota internet bagi pelajar, justru mendapatkan pertanyaan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dirinya bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim ditanyakan bagaimana jika ada satu keluarga yang memiliki anak dua atau tiga tetapi tidak mempunyai handphone untuk bisa melakukan kegiatan belajar mengajar.

"Itu baru masalah infrastrukturnya yaitu hardwarenya, belum masalah membayar internet. Dan itu kita lihat observasi pemerintah begitu cepat. Wah ini kayaknya akan menimbulkan krisis dari sisi sekolah makanya Pak Nadiem itu yang terus-menerus meminta agar ada kuota untuk pelajar dan mahasiswa Rp7,21 triliun," sebut dia.

Baca Selanjutnya: Selanjutnya...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami