Perkuat bisnis, Trikomsel tak bagi dividen

UANG | 9 Mei 2014 12:51 Reporter : Sri Wiyanti

Merdeka.com - PT Trikomsel Oke Tbk. (TRIO) memutuskan untuk tidak membagi dividen dari laba bersih tahun buku 2013 kepada para pemegang saham. Sepanjang tahun 2013, TRIO bukukan laba bersih meningkat 8 persen dari Rp 9,59 triliun pada tahun 2012 menjadi Rp 10,37 triliun akhir tahun 2013.

Presiden Direktur TRIO Sugiono Wiyono Sugialam melihat pertumbuhan bisnis telekomunikasi di Indonesia sangat besar, mendorong besarnya pertumbuhan bisnis perseroan. Oleh sebab itu, perseroan meminta persetujuan para pemegang saham untuk tidak membagikan dividen dari laba bersih 2013.

"Kita mengusulkan tidak bagi dividen dan sudah diterima pemegang saham. Pertumbuhan kan tinggi sekali, jadi kita persiapkan secara finansial perusahaan lebih kuat. Jadi tidak hanya menggantungkan 100 persen pada pendanaan dari pihak luar. 100 persen untuk pertumbuhan," papar Sugiono di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (9/5).

Sugiono juga bakal memastikan likuiditas saham perseroan di Bursa Efek Indonesia semakin likuid. Menurutnya, ketersediaan saham perseroan di pasar modal sangat menentukan kinerja perseroan ke depan.

"Pasti kita juga sampaikan kepada pemegang saham untuk bisa membuat likuiditas di pasar. Saya sering didatangi pemegang saham ingin beli saham TRIO tapi gak ada barangnya," ucap Sugiono.

Pada penutupan kemarin (8/5), saham TRIO berada di posisi Rp 1.240 per saham dengan volume perdagangan 2.200, atau turun dibandingkan dengan penutupan sebelumnya (7/5) di harga Rp 1.250 per saham dengan volume perdagangan mencapai 9.600.

Baca juga:

Trikomsel rahasiakan strategi bisnis

Tahun ini, Trikomsel Oke targetkan pertumbuhan bisnis 20 persen

Trikomsel mulai pasarkan produk smartphone dari Apple

Trikomsel gelar parade diskon di Indocomtech 2013

Lenovo luncurkan smartphone berotak Intel

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT