Perputaran Uang Pilkada 2020 Capai Rp 35 T, Diyakini Jadi Pengungkit Ekonomi

Perputaran Uang Pilkada 2020 Capai Rp 35 T, Diyakini Jadi Pengungkit Ekonomi
UANG | 5 Agustus 2020 14:44 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada Desember 2020 akan menjadi penggerak roda ekonomi. Sebab, periode tersebut akan banyak uang beredar untuk kebutuhan kampanye para calon.

"Kita akan menghadapi Pemilukada di bulan Desember dan Pemilukada itu sendiri akan menjadi faktor pengungkit juga karena nanti dana yang beredar untuk Pemilukada sekitar untuk penyelenggaraan Rp24 triliun," kata dia dalam video conference di Jakarta, Rabu (5/8).

Belum lagi, lanjut Menko Airlangga, dana yang akan dikeluarkan oleh para calon baik bupati, walikota, dan gubernur bisa mencapai Rp10 triliun sendiri jika diakumulasikan. Setidaknya uang beredar pada saat Pemilukada tersebut kemungkinan mencapai Rp34-35 triliun.

"Dana beredar itu akan tentu meningkatkan konsumsi terutama untuk alat-alat alat peraga bagi para calon termasuk diantaranya masker, hand sanitizer dan alat-alat kesehatan yang lain," tandas dia.

Baca Selanjutnya: Pilkada 2020 Digelar 9 Desember...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami