Persediaan Elpiji di Jayapura Menipis Akibat Kapal Rusak

UANG | 14 Februari 2019 14:20 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Manager Communication, Relation dan CSR Marketing Operation Region VIII PT Pertamina Brasto Nugroho mengakui, persediaan elpiji di Jayapura, ibu kota Provinsi Ppaua, kini menipis akibat kapal yang mengangkut bahan bakar gas itu mengalami kerusakan.

"Memang betul persediaan elpiji di Jayapura menipis karena kapal pengangkut dari Surabaya mengalami kerusakan," kata Brasto dikutip Antara di Jayapura, Kamis (14/2).

Dia mengatakan kapal pengangkut elpiji sudah dalam perjalanan dari Surabaya ke Jayapura sejak 31 Januari lalu dan diharapkan tiba Jumat (15/2). Kapal tersebut mengangkut 8.378 tabung yang terdiri dari 2.362 tabung kemasan 5,5 kilogram (kg), 5.631 tabung kemasan 12 kg dan 385 tabung ukuran 50 kg.

Selain itu, kapal pengangkut elpiji lainnya juga dijadwalkan tiba tanggal 23 Pebruari mendatang, yang mengangkut sebanyak 1.349 tabung ukuran 5,5 kg, sebanyak 1.349 tabung ukuran 12 kg dan 1.042 tabung ukuran 50 kg.

"Semoga kapal pengangkut bisa tiba sesuai jadwal sehingga bisa langsung diedarkan ke masyarakat," kata Brasto.

Baca juga:
Pertamina Sebut Harga Elpiji 3 Kg Mahal Akibat Pengecer
Pertamina: Masyarakat Temukan Pengoplosan LPG Bisa Laporkan ke 135
Penjualan elpiji 3 Kg subsidi lewat online sulitkan pengawasan
Jangan Tertipu, Ini Beda Tabung Gas Elpiji Asli dan Oplosan
Modal Rp 60.000, Warga Cipayung Oplos Elpiji 12 Kg Dijual Rp 135.000

(mdk/azz)