Pertamina Bakal Gunakan CPO Untuk Genjot Produksi Minyak Sumur Tua

Pertamina Bakal Gunakan CPO Untuk Genjot Produksi Minyak Sumur Tua
UANG | 12 Maret 2019 15:49 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Pertamina EP terus berupaya mencari alternatif untuk mengatasi per‎masalahan penggunaan Enhance Oil Recovery (EOR). EOR merupakan salah satu cara meningkatkan produksi minyak dari sumur tua, namun untuk melaksanakannya tidak mudah sebab ‎industri kimia penghasil surfaktan polimer yang akan digunakan dalam EOR belum ada di Indonesia.

Vice Presiden EOR Pertamina EP, Andi W Bachtiar mengatakan, ‎metode EOR untuk meningkatkan produksi minyak dari sumur tua dilakukan dengan menyuntikan surfaktan polimer ke sumur minyak. Namun saat ini, bahan kimia tersebut masih sulit didapatkan di dalam negeri sehingga harus impor dan harganya mahal.

"Kenapa gunakan surfaktan polimer, jauh lebih besar dari pada air. Tapi cari surfaktan polimer ini susah," kata Andi, di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Menurut Andi, Pertamina EP sedang melakukan uji coba untuk mencari pengganti bahan baku sulfaktan polimer, salah satu alternatifnya adalah minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO). Namun, untuk membangun industri dan menerapkannya memerlukan waktu 10 tahun.

"Alternatif pengganti chemical impor, dengan CPO. Dalam waktu 10 taun ke depan bisa scale up ke level industri bahan dasar surfaktan," tuturnya.

Dengan menggunakan minyak sawit, maka bahan kimia untuk EOR tidak perlu lagi diimpor, sebab ketersediaan di dalam negeri cukup. Selain itu, juga bisa menjadi solusi jika minyak sawit Indonesia dilarang untuk ekspor.

"CPO nggak bisa ekspor, bisa jadi surfaktan," tuturnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Gandeng Yayasan Owa Jawa, Pertamina Lepasliarkan Owa Jawa yang Terancam Punah
Resmikan HSSE Demo Room, Pertamina EP Tingkatkan Keamanan Kerja di Sektor Migas
Benarkah Avtur Jadi Pemicu Mahalnya Harga Tiket Pesawat?
Pertamina Rogoh USD 174 Juta Tahun ini Genjot Produksi Blok Luar Negeri
Pertamina Bawa Pulang Minyak Mentah 8 Juta Barel Dari Sumur Luar Negeri
Pertamina EP Bidik Kenaikan Produksi di 2019, Ini Faktor Pendorongnya

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami