Pertamina Cari Mitra Garap Proyek Kilang Balikpapan

UANG | 24 April 2019 20:38 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) mencari mitra untuk memikul beban investasi pembangunan kilang Balikpapan yang masuk dalam program mega proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Refinery Unit (RU) V. Pertamina membangun kilang Balikpapan dalam dua tahap, untuk tahap pertama sudah dimulai pembangunannya dengan target selesai seluruhnya pada 2023.

"2023 kita targetkan menyelesaikan Balikpapan Nanti Kita kelola cured lokal. Di fase Dua Kita bisa mengelola crude sulfur tinggi tapi tidak terburu-buru," kata Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Ignatius Tallulembang, di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (24/4).

Menurut Tallulembang, dalam pembangunan Kilang Balikpapan, Pertamina dengan modalnya sendiri sudah berjalan. Namun, untuk menyelesaikannya memerlukan suntikan dana.‎ Untuk diketahui total nilai investasi pembangunan kilang Balikpapan sebesar USD 6,5 miliar.

"Masalahnya dana, kalau ini saja Pertamina mampu. Tapi kalau panjang berat," tuturnya.

Tallulembang mengungkapkan, Pertamina akan mencari mitra untuk mendanai pembangunan Kilang Balikpapan, dengan syarat mau mengikuti proses pembangunan yang sudah berjalan.‎ "Untuk Balikpapan kita akan cari patner. Kita Cari patner yang mau mengikuti apa yang kita jalankan," ujarnya.

Dia melanjutkan, mitra ‎tersebut bisa berasal dari perusahaan penjual migas atau penyedia dana. Pertamina pun telah mengadakan seleksi calon mitra, dengan target pada Oktober 2019 mitra pembangunan Kilang Balikpapan sudah diputuskan.

"Dari studi analisis Pertamina yang mau begitu trading partner dan financial partner. Saat ini sudah selesai dari 70an (calon mitra) tinggal 9, targetnya Oktober nanti," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Pertamina Percepat Pengembangan Program Megaproyek Kilang
Pertamina Siap Garap Proyek Kilang Cilacap Tanpa Saudi Aramco
Menkeu Siapkan Tax Holiday Untuk Investasi Arab Saudi di Kilang Cilacap
Pertamina Diberi Kesempatan Tambah Saham di Kilang Bontang
Perusahaan Asal Oman Gandeng Perusahaan Lokal Bangun Kilang Bontang
Selesai 2026, Pembangunan Kilang Bontang Butuh USD 15 Miliar
Keluhkan Impor Petrokimia Terbesar, Jokowi Undang Arab Saudi Kembangkan Industri RI

(mdk/bim)