Pertamina catat konsumsi elpiji saat Ramadan meningkat 5 persen

UANG | 25 Mei 2018 17:34 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) mencatat, memasuki pekan kedua Ramadan, konsumsi LPG menunjukkan peningkatan 5 persen dari rata-rata konsumsi normal. Untuk itu, Pertamina telah menambah pasokan LPG sejak awal Ramadan.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito mengatakan, Pertamina telah meningkatkan stok LPG di setiap depot. Saat ini secara nasional, stok LPG mencapai 363.042 metrik ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan LPG selama 17,6 hari. Stok LPG tersebut aman di atas standar stok nasional yang ditetapkan yakni 11 hari.

Diprediksi konsumsi LPG meningkat dari rata-rata 23.124 metrik ton per hari menjadi 24.113 metrik ton per hari selama masa Ramadhan dan Idul Fitri nanti. Puncak permintaan LPG akan terjadi pada sehari menjelang Idul Fitri hingga 17 persen dari rata-rata 23.124 metrik ton per hari menjadi 27.000 metrik ton per hari.

"Khusus untuk distribusi LPG, Pertamina telah menyiagakan 3.094 agen LPG PSO dan Non PSO, serta 31.612 pangkalan LPG PSO di seluruh Indonesia. Kita juga akan menyiagakan 49 SPPBE Kantong di Pulau Jawa untuk memastikan kelancaran suplai LPG selama arus mudik," kata dia dalam keterangannya, Jumat (25/5).

Pertamina juga telah membuka Posko Pengaduan Nasional melalui Pertamina Contact Center 1 500 000 serta Posko Pengaduan di tiap MOR. Masyarakat dapat menyampaikan pengaduan terkait ketersediaan LPG di wilayahnya, termasuk jika adanya pelanggaran di Agen dan SPBU.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Menteri Rini sudah serahkan nama calon dirut Pertamina ke Jokowi
Pegawai Pertamina ditetapkan tersangka tumpahan minyak di Balikpapan
Kapal pengangkut terbakar, Pertamina jamin pasokan BBM Banjarmasin aman
Dorong BBM Euro 5, Pertamina evaluasi desain kilang Balikpapan
Oktober, Pertamina mulai terapkan pembelian elpiji 3 Kg pakai kartu

(mdk/azz)