Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji ke Yogyakarta Tetap Aman

UANG | 18 Maret 2019 20:46 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Pertamina Marketing Operation Region IV Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji ke Daerah Istimewa Yogyakarta tetap berjalan normal meski beberapa wilayah di daerah itu dilanda banjir dan longsor sejak Minggu (17/3).

"Saat ini kami beroperasi seperti biasa, penyaluran tetap dilakukan secara normal, namun kami tetap waspada dan terus memonitor untuk memastikan ketersediaan BBM dan elpiji di daerah-daerah yang terisolir," kata Pjs Unit Manager Communication & CSR MOR IV Arya Yusa Dwicandra, dikutip Antara, Senin (18/3).

Arya mengatakan saat ini stok BBM tersedia di wilayah DIY dalam jumlah yang cukup. Kebutuhan rata-rata harian untuk wilayah DIY untuk premium mencapai 320,1 kiloliter, Pertalite 1.257,4 kiloliter, Pertamax 240 kiloliter, solar 392,6 kiloliter, Dex series 25,3 kiloliter yang dipasok dari TBBM Boyolali dan Rewulu.

Khusus wilayah Bantul untuk premium mencapai 52,9 kiloliter, Pertalite 333,7 kiloliter, Pertamax 51,3 kiloliter, solar 90,3 kiloliter, Dex series 6,2 kiloliter. Demikian juga dengan pasokan elpiji saat ini tersedia dalam jumlah yang cukup dengan realisasi elpiji sebanyak 31,680 tabung per hari di Bantul dan 125.622 tabung per hari di wilayah DIY.

"Kami akan terus memonitor untuk memastikan ketersediaannya di pasaran. dan kondisi suplai elpiji di wilayah DIY saat ini. Hingga saat ini kondisi operasional masih dalam keadaan normal dan aman," imbuhnya.

Menurutnya, Kabupaten Bantul merupakan lokasi yang terparah pascabencana longsor. Terdapat 3 kelurahan yaitu Donotirto, Seloharjo dan Wukirsari yang distribusinya menggunakan jalur alternatif karena jalur reguler masih belum kondusif untuk dilalui, namun untuk penyaluran semua masih dapat disalurkan.

"Penyaluran elpiji ke 185 pangkalan yang ada di Bantul telah berhasil dilakukan pada hari ini, baik melalui jalur reguler maupun jalur alternatif dan Kami akan terus mengupayakan alternatif penyaluran sementara dengan menggunakan pickup dan kendaraan kecil lainnya," jelasnya.

Terkait dengan kondisi jalan pasca longsor di beberapa titik di Bantul, menurut Arya, Pertamina telah menyiapkan langkah preventif dalam proses distribusi elpiji. Apabila terjadi gangguan akibat tertutupnya akses jalan ke 'supply point', pertamina akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk penyaluran elpiji menggunakan kendaraan alternatif.

"Kami terus berupaya agar penyaluran berjalan dengan lancar. Sehingga bisa membantu masyarakat untuk pulih dari kondisi pasca longsor. Bagi masyarakat yang kesulitan mendapat BBM dan elpiji dapat menghubungi Contact Pertamina di nomor 1-500-000 sehingga kami bisa segera mengecek ke lapangan," tandasnya.

Baca juga:
DPR Anggap Perlu Ada Perppu soal Penanggulangan Bencana
Puluhan Rumah di Karo Rusak Diterjang Puting Beliung
Terjangan Tornado Tewaskan 23 Orang di Alabama
Tornado Hantam Alabama AS, 14 Orang Tewas
Mensos Sebut Program Tagana Masuk Sekolah Siap jadi Gerakan Nasional
Sentul City Beri Bantuan 31 Jenis Bahan Bangunan Keluarga Korban Bencana

(mdk/azz)