Pertamina Siapkan 200.000 Tabung LPG 3 Kg Guna Antisipasi Kelangkaan di Solo Raya

UANG | 17 Juli 2019 17:58 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Kelangkaan tabung gas LPG 3 Kg (kilogram) terjadi di sejumlah tempat wilayah Solo Raya akhir-akhir ini. PT Pertamina (Persero) melakukan antisipasi dengan menyiapkan sedikitnya 200.000 tabung elpiji subsidi. Ratusan ribu tabung tersebut merupakan tambahan untuk di wilayah terdampak kekeringan dan suhu ekstrem.

Senior Supervisor Communication Pertamina MOR IV, Arya Yusa Dwicandra mengatakan, kondisi cuaca yang berlangsung saat ini mengakibatkan konsumsi elpiji subsidi menjadi lebih tinggi dibandingkan biasa. Sehingga pihaknya akan meningkatkan jumlah stok. Namun penambahan tersebut bersifat fakultatif, artinya sesuai dengan permintaan dari pemerintah daerah.

"Kami terus melakukan koordinasi dengan Disperindag dan aparat keamanan agar jangan sampai penyalurannya salah sasaran," ujar Arya di Solo, Rabu (17/7).

Menurut Arya, stok tambahan sebesar 670 metric ton (MT) tersebut disiapkan untuk penyaluran di wilayah Wonogiri, Sukoharjo, Boyolali, Sragen, dan Karanganyar. Nantinya Disperindag setempat yang akan memutuskan berapa besar tambahan yang dibutuhkan serta penyaluran akan dilakukan di lokasi mana saja.

"Kami menunggu arahan dari Disperindag karena dikhawatirkan kalau dibuka begitu saja ujung-ujungnya akan salah sasaran," katanya.

Terkait tingginya konsumsi elpiji subsidi di masyarakat, dikatakannya, akibat penggunaan yang tidak sesuai dengan peruntukkannya. Termasuk akibat cuaca ekstrem di mana LPG kebanyakan digunakan untuk pemanas udara dan pompa air.

"Terkait hal ini kami berharap masyarakat bisa menggunakan elpiji sesuai dengan peruntukkannya," tandasnya.

Baca juga:
LPG 3 Kg Langka di Wonogiri, Pertamina Siapkan Tambahan 40.320 Tabung
Penyaluran Tepat Sasaran, Pemerintah Hemat Rp30 Triliun Subsidi Elpiji
Bahan Baku Tengah Murah, ESDM Niat Turunkan Harga Elpiji Subsidi
Di 2020, Distribusi Elpiji 3 Kg Diusul Tertutup dan Buka Peluang Naikkan Harga BBM
Pengusaha Rumah Makan di Solo Masih Banyak Gunakan Elpiji Bersubsidi
Pemerintah Waspadai Pembengkakan Subsidi Elpiji 3 Kg di 2020

(mdk/idr)