Pertamina Siapkan Belanja 2019 Rp80 T, Jadi Alasan Setoran Dividen 2018 Turun

UANG | 31 Mei 2019 15:03 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) mengumumkan perolehan laba pada 2018 sebesar Rp35,99 triliun. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp7,95 triliun akan diberikan sebagai dividen kepada pemerintah. Besaran dividen ini disebut menurun dibanding 2017.

"Kita sudah menyetujui usulan pemberian dividen kepada pemerintah Rp7,95 triliun sebagai wujud kontribusi Pertamina kepada negara," ujar Pelaksana Tugas Harian (PTH) Direktur Utama Pertamina, Pahala Nugroho Mansury, di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (31/5).

Jika dihitung lebih detail, dia melanjutkan, besaran dividen tersebut senilai 22 persen dari laba 2018. Dia pun menyebutkan, pembayaran sebesar itu dikeluarkan setelah menimbang kebutuhan investasi Pertamina yang besar, seperti untuk belanja modal atau capital expenditure (capex).

"Kenapa jumlahnya sebesar itu? Pertama tentunya selama ini Pertamina bayar dividen antara 22-25 persen. Kebutuhan investasi Pertamina cukup besar," ungkapnya.

"Di 2019, kita targetkan capex USD 5,2-5,7 miliar. Bayangkan, kita harus keluarkan capex sebesar Rp80 triliun. Itu butuh dukungan cash flow cukup kuat," dia menandaskan.

Pahala menyatakan, pemberian dividen Pertamina tersebut menurun dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp8,56 triliun. "Kinerja keuangan 2018 lalu, kalau laba di 2017 itu sekitar USD 2,54 miliar, sementara 2018 sekitar Rp2,53 miliar," jelasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Pertamina Raup Laba 2018 Rp35,99 T Serta Setor Dividen Rp7,9 T ke Negara
Raup Pendapatan Rp600 T, Pertamina Ditaksir Catatkan Laba 2018 Rp20 T
Pertamina Dorong Pemudik Gunakan Pertamax
Gelar Mudik Gratis, Pertamina Berangkatkan 11.000 Pemudik ke Kampung Halaman
Pertamina Siapkan 3 Kapal Tanker Amankan Penyaluran BBM Saat Mudik
Persiapan Pertamina Penuhi Kebutuhan BBM Saat Mudik
Beli BBM Non Subsidi Saat Mudik Bakal Dapat Cashback 30 Persen, Ini Syaratnya

(mdk/bim)