Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2020 Minus 4,19 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2020 Minus 4,19 Persen
UANG | 5 Agustus 2020 11:22 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 sebesar -4,19 persen. Dengan demikian, secara kumulatif pertumbuhan ekonomi semester I tahun ini tercatat mengalami kontraksi sebesar 1,26 dibandingkan semester I tahun lalu.

"Perekonomian Indonesia pada triwulan II-2020 secara yoy mengalami kontraksi 5,32 persen. Kalau dibandingkan secara Q to Q dengan triwulan I maka pertumbuhan ekonomi sebesar -4,19 persen," ujar Kepala BPS Suhariyanto, Jakarta, Rabu (5/8).

Suhariyanto mengatakan, pandemi Virus Corona membawa dampak yang luar biasa bagi perekonomian. Beberapa negara di dunia mengalami kontraksi pertumbuhan ekonomi.

"Catatan peristiwa mengenai apa yang terjadi di triwulan II-2020, Covid-19 membawa dampak yang luar biasa buruk dan membawa efek domino masalah kesehatan ke masalah ekonomi dan sosial," paparnya.

Negara negara di dunia, kata Suhariyanto, berupaya menyelamatkan ekonomi dengan mengutamakan kesehatan rakyatnya. Hal tersebut juga dilakukan oleh Indonesia.

"Virus Corona juga menghantam UMKM hingga korporasi. Banyak kebijakan yang dilakukan oleh berbagai negara semuanya mengutamakan kesehatan," tandasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Lebaran Dinilai Tak Mampu Angkat Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2020
Rekomendasi Bank Dunia untuk Pemulihan Ekonomi RI, Termasuk RUU Cipta Kerja
Resesi Uni Eropa Dinilai Bakal Pengaruhi Ekonomi Indonesia
Deretan Negara yang Resmi Masuk Jurang Resesi Akibat Pandemi Corona
Pemerintah Diimbau Lakukan Ini untuk Redam Ancaman Resesi
Mana yang Lebih Rentan Resesi, Negara Maju Atau Berkembang

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami