Pertumbuhan Industri Properti Diprediksi Tertahan di 3,8 Persen

UANG | 18 September 2019 18:56 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Properti, Hendro Gondokusumo memproyeksikan pertumbuhan industri properti di Indonesia akan tertahan pada kisaran 3,8 persen tahun ini. Menurutnya, sektor properti tidak bisa berkembang secara instan dan membutuhkan waktu.

"Analisa kita tahun ini pertumbuhan masih sama sekitar 3,8 persenan. Karena properti butuh waktu untuk dikembangkan, tidak seperti trading. Kita perlu planning dari pembangunan dan butuh waktu," ungkap dia di Jakarta, Rabu (18/9).

Pihaknya sempat berunding dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk dapat menurunkan batas bawah bagi pengenaan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) pada apartemen yang sebesar Rp10 miliar.

"Tadi saya sampaikan ke bu Menkeu, properti dulu tidak ada yang mau bangun karena apartemen di atas Rp10 miliar langsung dapat tambahan PPnBM 20 persen. Dengan adanya peraturan yang menambah batas harga jadi Rp30 miliar, pengembang sudah mulai ada yang lirik bangun," imbuhnya.

Meski begitu, pengusaha masih mengamati situasi, untuk kemudian imbas peringanan PPnBM pada apartemen baru bisa terasa di tahun depan. Hendro mengimbau kepada pengusaha properti untuk fokus mengembangkan rumah dengan klasifikasi harga menengah. Sebab, pembeli akan berhati-hati dalam mendapatkan rumah.

"Menengah ke atas saya anjurkan developer hati-hati, karena pembeli juga mempertimbangkan dan memilih pengembang selain lokasi. Pembeli juga mempertimbangkan keuntungan setelah membeli," tukas dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Sri Mulyani Singgung Pertumbuhan Industri Properti Selalu di Bawah Ekonomi RI
Butuh Omnibus Law, Pemerintah Nilai Iklim Investasi Properti RI Tak Menarik
Sri Mulyani Hingga Bos Bappenas Kumpul Bahas Industri Properti Tanah Air
Properti Milik Pengusaha Kelahiran Indonesia jadi Terbaik di Australia
Resmi IPO, Saham Bhakti Agung Propertindo Naik 20 Persen
Anak Muda Ibu Kota Lebih Suka Sewa Dibanding Punya Apartemen

(mdk/azz)