Pertumbuhan Perbankan Syariah Kalahkan Konvensional di Tengah Pandemi

Pertumbuhan Perbankan Syariah Kalahkan Konvensional di Tengah Pandemi
UANG | 27 Oktober 2020 15:44 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Direktur Utama Bank BCA Syariah, John Kosasih menyebut bahwa industri perbankan syariah mampu terus tumbuh positif kendati dihadang pandemi Covid-19. Bahkan, dia menyebut pertumbuhan yang terjadi melampaui industri perbankan konvensional.

"Bahwa memang, pertumbuhan perbankan syariah lebih tinggi dari pada perbankan konvensional di tengah pandemi Covid-19," ujar dia dalam webinar bertajuk 'Potensi Ekonomi Syariah Pasca Pandemi', Selasa (27/10).

Menurutnya hal ini tercermin dari data OJK pada Juli 2020, di mana saat itu total industri perbankan syariah tumbuh hingga 10 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Sementara pertumbuhan aset industri perbankan konvensional hanya sebesar 5,5 persen secara (yoy).

"Jadi pertumbuhan industri perbankan syariah mampu tumbuh double digit. Dibandingkan bank konvensional yang hanya berkisar 5,5 persen," ucapnya.

Tak hanya itu, pembiayaan bank syariah juga tercatat tumbuh lebih baik mencapai 10,3 persen secara tahunan. Sedangkan pembiayaan bank konvensional hanya tumbuh sebanyak 5,5 persen secara tahunan.

Serupa, dana pihak ketiga di industri perbankan syariah tumbuh hingga 8,8 persen secara tahunan di tengah pandemi. Sebaliknya dana pihak ketiga di industri perbankan konvensional tumbuh tipis sebesar 8,5 persen secara tahunan.

"Jadi, total pertumbuhan aset, pembiayaan, maupun dana pihak ketiga perbankan syariah lebih tinggi dari konvensional. Ini tak lepas dari jumlah penduduk Indonesia yang mayoritas muslim hingga mencapai 87 persen dari total populasi penduduk yang ada," tuturnya. (mdk/idr)

Baca juga:
Tiga Jurus OJK Tingkatkan Daya Saing Perbankan Syariah Tanah Air
OJK: Merger Bank Syariah BUMN Jadikan RI Pusat Ekonomi Syariah Dunia
Wapres: Merger Bank Syariah BUMN Diharapkan Mampu Bersaing di Tingkat Global
Tumbuh 238 Persen, Laba BRIsyariah Kuartal III 2020 Capai Rp190,5 Miliar
3 Bank Syariah BUMN Merger, Ma'ruf Amin Harap Nilai Aset Bisa Capai Rp350 Triliun
Merger Bank Syariah BUMN Hasilkan Aset Rp210 Triliun

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami