Perusahaan Bakrie batal kurangi utang Rp 18,2 triliun

UANG | 20 Desember 2013 18:24 Reporter : Ahmad Baiquni

Merdeka.com - Tidak ada keputusan keputusan apapun dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) anak perusahaan Bakrie and Brothers, PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Sebab, RUPS tidak kuorum.

Padahal, RUPS sangat menentukan nasib BUMI. Terutama untuk mengurangi beban utang BUMI. "Jika keputusan bisa diambil, kita bisa mengurangi beban utang sampai USD 1,5 miliar (sekitar Rp 18,2 triliun) dan juga mengurangi bunga mencapai USD 250 juta," ujar Corporate Secretary BUMI Dileep Srivantava di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (20/12).

Meski pengurangan beban utang tertunda, Dileep percaya tidak akan terjadi hal buruk. Setidaknya, dia percaya diri kondisi BUMI akan stabil sampai akhir Januari 2014. "Kondisi ini (tidak ada keputusan) akan terjadi sampai akhir Januari mendatang, jadi kami tidak perlu khawatir," ungkap Dileep.

Lebih lanjut Dileep menerangkan, BUMI akan kembali menggelar RUPS pada 10 Januari tahun depan. "Tidak akan ada perubahan agenda," katanya. (mdk/noe)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.