Perusahaan Jepang Minat Kelola Pelabuhan Patimban

UANG | 24 Juni 2019 16:54 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Sejumlah menteri menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membahas progres terkini pembangunan Pelabuhan Patimban di Jawa Barat. Diketahui, pembangunan pelabuhan ini masuk dalam tahap pelelangan untuk menentukan operator.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, operator pelabuhan akan diserahkan kepada perusahaan swasta baik dari Indonesia maupun luar negeri. Hal itu dimaksudkan untuk membangun daya saing yang sehat di bidang infrastruktur pelabuhan.

"Saya kira tidak ada masalah, jadi Patimban yang jelas itu swasta murni, tidak mau lagi ada Pelindo atau BUMN," kata Luhut di Istana Merdeka, Jakarta, dikutip Antara, Senin (24/5).

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan penentuan operator pelabuhan akan melalui proses pelelangan. Dia menyebutkan, perusahaan yang berminat menjadi operator pengelola pelabuhan berasal dari Indonesia dan Jepang.

"Iya (pemerintah) menyerahkan, kemudian siapa yang paling bagus proposalnya baik pengelolaan maupun 'incomenya' kepada kita itu yang kita pilih untuk 'experience' menjadi satu syarat utamanya," jelas Budi.

Menteri Perindustrian Airlangga menjelaskan pembangunan Pelabuhan Patimban penting untuk kelancaran logistik industri-industri yang berada di kawasan Bekasi, Karawang dan Purwakarta. Nantinya, pembangunan pelabuhan berlangsung dalam tiga tahap.

Untuk tahap pertama, Patimban direncanakan dapat melayani 3,5 juta teus peti kemas serta 600 ribu kendaraan bermotor pada 2020. Sementara untuk tahap kedua, kapasitas pelabuhan akan ditambah menjadi 5,5 juta teus pada 2023, kemudian pada tahap ketiga ditargetkan meningkat hingga 7,5 juta teus pada 2027.

Baca juga:
Menhub Budi Ingin Pembangunan Pelabuhan Marunda Terus Jalan, Ini Tanggapan KCN
Pelindo III Bangun Fasilitas Shore Connection di Pelabuhan Tanjung Emas
Opini WTP Kemendag Dinilai Jadi Peluang Perbaiki Kinerja Ekspor Impor
Pelindo I Angkat Dian Rachmawan Sebagai Dirut Anyar
Penumpang Menumpuk, Kapal Laut untuk Mudik Lebaran Selanjutnya Akan Ditambah
Begini Kepadatan Pemudik di Pelabuhan Merak

(mdk/azz)