Perusahaan Minyak Asal Thailand Jalin Kemitraan Kejar Tujuan SDGs

UANG | 13 November 2019 21:36 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - PTT Exploration and Production Public Company Limited atau PTTEP yang merupakan perusahaan eksplorasi dan produksi minyak nasional Thailand dan Universitas Trisakti, Program Pascasarjana MM-Sustainability menggelar Seminar Nasional Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di Yogyakarta.

PTTEP Indonesia selama 2 tahun telah mengumpulkan ribuan stakeholders di 9 kota pada seminar dan lokakarya untuk berdiskusi dan menyaksikan pemaparan mengenai SDGs dari para ahli di berbagai sektor.

Kepala Bappeda DIY, Budi Wibowo beserta Khun Grinchai yang merupakan General Manager PTTEP Indonesia dan Afiat Djajanegara yang merupakan General Affairs Manager PTTEP Indonesia secara resmi membuka seminar terakhir di tahun 2019 ini.

"Kami mengapresiasi PTTEP yang telah menggaungkan isu ini, selanjutnya diperlukan aksi ril dari para stakeholders agar tujuan-tujuan ini dapat tercapai. Di Pemerintahan DIY kami merealisasikan ini dengan menuangkannya dalam Rencana Aksi Daerah (RAD)," ujar Kepala Bappeda DIY, Budi Wibisono dikutip keterangan perusahaan.

DIY adalah daerah yang masuk tiga besar daerah siap SDGs dimana 14 dari 17 indikator yang dicanangkan pemerintah pusat telah berhasil diwujudkan oleh DIY.

"Partnership adalah foundation dari ekosistem SDGs maka dari itu sangat dibutuhkan kerja sama yang kuat antar sektor untuk mencapai tujuan yang mulia ini," ujar Ade Dwi Nusihani dalam Konfrensi Pers.

Pada acara tersebut PTTEP juga menyerahkan donasi senilai Rp 15 juta kepada Dompet Dhuafa yang merupakan hasil dari terkumpulnya uang pendaftaran lokakarya membangun kemitraan yang keberlanjutan di empat kota, yaitu: Balikpapan, Pekanbaru, Bali dan Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan komitmen peserta workshop di lima kota melalui PTTEP untuk membangun program pendidikan, kesehatan dan Social Entreprise Dompet Dhuafa demi tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

1 dari 1 halaman

MoU Antara PTTEP Indonesia dan Sobis Pammase

Di kesempatan yang sama, PTTEP Indonesia juga telah menandatangani MoU dengan Sobis Pammase, sebuah social business enterprise dari Sulawesi Barat. Penandatanganan MoU ini diwakilkan oleh Khun Grinchai, selaku General Manager PTTEP Indonesia dan Casdimin selaku Direktur Sobis Pammase. MoU ini menandakan kelanjutan dari kerja sama antara PTTEP dan Sobis Pammase dimana PTTEP membantu mendorong keberlanjutan program-program PAUD HI di Sulbar.

Terinspirasi dari 15 unit PAUD yang telah didukung oleh PTTEP Indonesia sejak 2012 di daerah Mamuju, Majene dan Polewali Mandar, PTTEP berharap bahwa program-program tersebut dapat terus berjalan secara mandiri.

"MoU ini merupakan salah satu bukti komitmen PTTEP Indonesia dalam membangun kemitraan dengan LSM-LSM lokal dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan di wilayah-wilayah sekitar Indonesia. Kerja sama kami Sobis Pammase merupakan bagian dari strategi PTTEP dalam bidang CSR di Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan. Kami ingin terus mendukung keberlanjutan program pendidikan, khususnya pendidikan dini di Indonesia, sehingga dapat terus menghasilkan sumber daya manusia yang berprestasi, " kata Afiat Djajanegara. (mdk/idr)

Baca juga:
Pemerintah Pertahankan Penerapan Skema Bagi Hasil Gross Split
Pemerintah Diminta Siapkan Strategi Penuhi Kebutuhan Migas
Pertamina Lakukan Eksplorasi Terbesar se-Asia Pasifik dan Australia
Pertamina Bisa Pilih Blok Migas dari Hasil Survei Seismik
Pemerintah Aceh Ingin Kelola Sendiri Ladang Migas di Blok B
Presiden Jokowi: Ada yang Halangi Saya Selesaikan Masalah Defisit Pasti Saya Gigit

TOPIK TERKAIT