Peserta Kartu Prakerja Sulit Mencairkan Insentif, Ini Sederet Penyebabnya

Peserta Kartu Prakerja Sulit Mencairkan Insentif, Ini Sederet Penyebabnya
kartu prakerja. ©2020 Merdeka.com
UANG | 26 Februari 2021 17:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Penerima program Kartu Prakerja banyak yang mengeluhkan sulitnya mencairkan insentif. Pemerintah menduga ini terjadi karena peserta tidak menautkan rekening ketika sudah selesai melakukan pelatihan.

Direktur Operasi program Kartu Prakerja, Hengki Mardongan Sihombing menjelaskan, ada 3 syarat bagi peserta yang ingin mendapatkan insentif. Pertama menyelesaikan pelatihan, kedua, memberikan ulasan rating tentang pelatihan yang dia ikuti.

Kemudian laporan penyelesaian itu harus sampaikan ke PMO melalui digital platform. Terakhir, peserta ini harus menautkan rekeningnya.

"Jadi jika laporan itu kita terima, barulah insentif bisa ditransferkan, peserta itu harus memberikan ulasan rating. Kenapa harus? Karena itu yang kita gunakan untuk mengevaluasi lembaganya juga," kata Hengki dalam Bincang Sore Direktur Eksekutif dengan Media, Jumat (26/2).

Oleh karena itu, PMO menghimbau peserta Kartu Prakerja agar selalu ingat untuk memberikan ulasan rating di digital platform pelatihan yang dibeli. Karena ulasan rating itu sangat penting, yang nantinya akan menjadi skor lembaga pelatihan tersebut.

Selain itu, PMO juga selalu mengingatkan kepada peserta Kartu Prakerja agar tidak lupa untuk membeli pelatihan pada 30 hari pertama, jika tidak, maka peserta tidak dapat mendapatkan insentif.

Alasan lainnya peserta sulit mendapatkan insentif, lantaran tidak memberikan ulasan rating kepada lembaga pelatihan yang dibelinya, dan tidak menautkan rekeningnya.

"Rekeningnya tidak ada, alasannya mereka tidak ada rekeningnya, mungkin dia memang menggunakan KTP orang lain sehingga disaat dia menautkan rekeningnya, rekening yang ditautkan itu nomor NIK nya tidak sesuai dengan yang terdaftar di kartu prakerja. Ini hipotesa saya," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Rekening Tidak Sesuai...

Halaman

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami