Pilot Batik Air Pingsan, Kemenhub Perintahkan Semua Maskapai Periksa Kesehatan Kru

Pilot Batik Air Pingsan, Kemenhub Perintahkan Semua Maskapai Periksa Kesehatan Kru
UANG | 18 November 2019 10:03 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menegaskan kembali kepada seluruh operator penerbangan untuk melakukan pengecekan kesehatan bagi pilot , kru kabin dan teknisi sebelum terban. Hal ini menyusul pasca terjadinya Emergency Landing pada penerbangan pesawat Batik Air ID – 6548 rute Bandar Udara Soekarno – Hatta - Bandar Udara El Tari Kupang, Minggu (17/11).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti memerintahkan kembali kepada seluruh operator penerbangan untuk secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pilot, kru kabin dan teknisi sesuai dengan CASR 121.535 agar keselamatan penerbangan tetap terjaga.

"Sebelum terbang, operator penerbangan wajib melakukan pemeriksaan kesehatan pilot,crew kabin dan teknisi yang bertugas. Ini sangat penting, agar keselamatan dan keamanan penumpang selama dalam penerbangan terjamin," katanya.

Polana juga menyampaikan apresiasi kepada kepada kru pesawat yang sigap melakukan tindakan darurat dan juga seluruh pihak yang membantu sehingga pesawat dapat mendarat darurat dengan selamat.

Batik Air dengan pesawat jenis Airbus A320 – 200 CEO registrasi PK – LUF yang membawa tujuh kru dan 148 penumpang. Pesawat lepas landas pada pukul 09.12 WIB dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan mendarat di El Tari pukul 12.46 WITA.

Baca Selanjutnya: Pilot Mendadak Pusing...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami