Platform Fintech Do-It Dorong UMKM Masuk ke Ekosistem Digital

UANG | 15 Mei 2019 14:57 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Usaha kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia terus tumbuh dan berkembang. Namun demikian, masih minim yang masuk ke ekosistem digital. Data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM), UMKM di Indonesia yang masuk ke ekosistem digital hanya berkisar 3,79 juta. Berarti baru sekitar 8 persen dari 59,2 juta pelaku UMKM yang ada di Indonesia yang sudah mengembangkan bisnisnya dengan ekonomi digital.

Melihat kondisi tersebut, salah satu platform Peer to Peer (P2P) Lending, Do-It, semakin gencar mengedukasi UMKM untuk masuk ekosistem digital. Sebagai lembaga jasa keuangan yang telah terdaftar dan diawasi oleh OJK, Do-It terus berkontribusi kepada masyarakat, khususnya para pelaku sektor produktif.

Pada 13 Mei 2019, Do-It memberi edukasi finansial bagi komunitas Depok Creative Women (DCW). Tema dari acara tersebut merupakan pemanfaatan teknologi digital dalam mengembangkan bisnis UMKM. Diharapkan, dengan pelatihan itu, bisa terbentuk masyarakat Indonesia yang produktif sehingga semakin makmur.

Kegiatan edukasi ini disambut baik oleh DCW yaitu kumpulan dari pelaku UMKM khusus wanita yang berdomisili di Depok yang bergerak di bidang kerajinan (craft), kuliner, fesyen dan jasa kreatif.

"Kami mendapatkan ilmu dan wawasan baru berkat adanya kegiatan edukasi ini dan ke depannya ilmu yang diberikan dapat dipraktikkan untuk meningkatkan daya jual produk UMKM dari para anggota DCW," ujar Ketua Asosiasi Depok Creative Women, Dwi Rianti.

Jennifer Claudia selaku Founder dari Do It, mengatakan, ke depan Do-It akan terus mendorong literasi finansial di Indonesia.

"Do-It berdedikasi untuk mewujudkan masyarakat yang produktif melalui kegiatan literasi finansial. Kami berharap dengan edukasi yang telah diberikan dapat memberikan manfaat dan juga meningkatkan produktivitas dari para pelaku UMKM itu sendiri," ucap Jennifer, Selasa (14/5).

Do-It telah memberikan pinjaman pada kelompok masyarakat yang membutuhkan modal produktif dan berencana untuk terus melakukan edukasi finansial agar penerima dana dapat mengelola keuangannya dengan baik.

Baca juga:
Kredit Cepat, Fintech yang Transparan dan Adil Berikan Pinjaman
Perluas Akses Pembiayaan Ekspor, Indonesia Eximbank Jajaki Kerja Sama dengan Fintech
Satgas Waspada Investasi Hentikan Layanan 144 Pinjaman Online Ilegal
Tahun Depan, Pinjam Duit Modal Usaha Bisa Lewat LinkAja
Finnet Sebut Menjadi Market Leader di Industri Bill Payment Switching
Layanan Pembukaan Rekening Efek Permudah Startup Terdaftar di Bursa

(mdk/idr)