PLN Bantah Naikkan Tarif Listrik Diam-Diam dan Lakukan Subsidi Silang

PLN Bantah Naikkan Tarif Listrik Diam-Diam dan Lakukan Subsidi Silang
UANG | 8 Juni 2020 20:29 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) meyakinkan kenaikan tarif listrik bagi sebagian pelanggan pascabayar bukan untuk menutupi pelanggan yang mendapatkan subsidi dari pemerintah. Sebab, stimulus bagi pelanggan listrik 450 watt dan sebagian pelanggan 900 watt ditanggung pemerintah selama 3 bulan.

"Program (listrik gratis) dan diskon itu murni dari pemerintah. Tagihan bulan April dan Mei diminta kepada pemerintah," kata SEVP Bisnis dan Pelayanan Pelanggan PT PLN (Persero), Yuddy Setyo Wicaksono, dalam Dialog Bisnis bertajuk 'Tagihan Listrik Naik Selama Pandemi? Yuk Tanya PLN' di akun YouTube PLN, Jakarta, Senin (8/6).

Selain itu, Yuddy juga membantah tuduhan PLN diam-diam menaikkan tarif dasar listrik. Hal itu tidak mungkin dilakukan PLN karena kenaikan tarif dasar listrik hanya bisa dilakukan pemerintah melalui persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"PLN juga tidak mungkin menaikkan tarif dasar listrik tanpa izin pemerintah, karena itu harus melalui persetujuan DPR," kata Yuddy.

Yuddy meyakinkan, mekanisme subsidi silang antara pelanggan biasa dengan pelanggan yang mendapatkan stimulus dari pemerintah tidak akan terjadi. "Jadi PLN melakukan subsidi silang itu tidak ada," kata Yuddy.

Baca Selanjutnya: PLN Ungkap 3 Penyebab Tagihan...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami