PLN Belajar ke London agar Pemadaman Listrik Tak Terulang Lagi

UANG | 10 September 2019 17:38 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN melakukan berbagai upaya perbaikan agar pemadaman listrik hampir se Jawa tidak terulang lagi. Di antaranya melakukan studi banding ke London, Inggris.

Pelaksana tugas Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani mengatakan, ada enam program utama perbaikan, tiga di antaranya berkaitan dengan program keteknisan. Pertama adalah mengevaluasi dan menyempurnakan pertahanan dan teknologi sistem kelistrikan Jawa Bali,‎ PLN pun melakukan studi banding ke London yang juga sempat mengalami pemadaman skala luas.

"Kami telah lakukan upaya-upaya, kami telah hubungi pihak manufaktur, kami juga akan lakukan studi banding ke beberapa negara terkait dengan blackout (pemadaman listrik di UK. Kita akan lihat perbandingan sistem kelistrikan di Indonesia khususnya di Jawa Bali dengan di London," kata Inten, saat menghadiri rapat dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/9).

‎Inten melanjutkan, untuk menghindari pemadaman listrik kembali terulang, PLN juga melakukan perbaikan sistem pengamanan yang berkaitan dengan pembangkit dan juga gardu induk, dalam hal ini PLN melibatkan perusahaan internasional General Electric dan Siemens untuk memperbarui teknologi.

‎"Kedua riview sistem proteksi, kami melibatkan manufaktur dari GE Siemens, untuk melihat apakah ada teknologi yang berkembang mengupdate sistem proteksi," tuturnya.

Perbaikan teknis berikutnya adalah pengamanan jalur sistem jaringan kelistrikan 500 kilo Volt (kV‎), 275 kV dan kV di Jawa Bali. PLN pun telah menandatangani kerjasama dengan TNI untuk memudahkan pemeliharaan jaringan transmisi dan meminimalisir pemicu gangguan kelistrikan.

"Dilapanan dilakukan langkah kongkret khususnya di area kritis seperti Cibinong-Gandul ada ikatan korban sutet, kami sudah koordinasi dengan TNI melakukan langkah langkah pemetaan," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Bareskrim Polri Turun Tangan Cari Penyebab Listrik Padam di Sebagian Jawa
Kompensasi Pemadaman Listrik Pelanggan Prioritas Jakarta Capai Rp13 M
Bayar Kompensasi Pemadaman Listrik, PLN Kehilangan Pendapatan Rp840 Miliar
PLN: Kompensasi Pemadaman Listrik Massal Sudah Cair
PLN: Kabar Pemadaman di Sebagian Jakarta Hoaks
Listrik di Jayapura Berangsur Normal usai Dipadamkan Akibat Demostrasi Anarkis

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.