PLN Disjaya Catat Konsumsi Listrik Turun 3,15 Persen Saat Natal 2020

PLN Disjaya Catat Konsumsi Listrik Turun 3,15 Persen Saat Natal 2020
UANG | 29 Desember 2020 10:34 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya masih melaksanakan siaga kelistrikan Natal dan Tahun Baru mulai tanggal 24 Desember lalu sampai 2 Januari 2021. Perseroan mencatat di masa Nataru tahun ini terjadi penurunan konsumsi listrik akibat pandemi Covid-19. Menyusul tidak ada perayaan besar-besaran yang mengundang kerumunan.

"PLN mencatat penurunan konsumsi listrik di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya dalam masa libur Natal dan jelang tahun baru," tegas General Manager PLN UID Jakarta Raya, Doddy B. Pangaribuan dalam pernyataannya, Selasa (29/12).

Dia merinci, pada Kamis 24 Desember 2020 saat Misa Malam Natal, beban puncak di malam hari mencapai 3.555 MW. Sedangkan beban puncak tanggal 25 Desember yaitu sebesar 3.302 MW lebih kecil dibanding tahun lalu yang mencapai 3.410 MW. Penurunan 3,15 persen ini disebabkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi dan pengendalian ketat yang dicanangkan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk mencegah penularan Covid-19.

Sementara pada Bulan Desember sampai dengan minggu ke-3, secara akumulatif konsumsi listrik di wilayah kerja PLN UID Jakarta Raya yaitu sebesar 2144 GWh. "Tentu saja angka ini lebih rendah dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 2.598 GWh," tuturnya.

Oleh karena itu, Doddy memprediksi saat detik-detik malam pergantian tahun baru 2021 beban listrik di Jakarta dan sekitarnya akan mengalami penurunan. "Realisasi tahun lalu pada pukul 00.00 beban puncak listrik mencapai 2814 MW, sedangkan tahun ini diperkirakan sebesar 2689 MW," jelas dia.

Kendati demikian, dalam siaga Nataru ini PLN juga tetap siaga menjaga keandalan pasokan listrik untuk rumah sakit dan fasilitas penunjang penanganan Covid-19. .

"Petugas PLN yang bertugas tetap menjaga protokol kesehatan dengan menerapkan sistem piket dan selalu mengutamakan prinsip 3M, yaitu mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak," tukasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
PLN Siagakan 40.000 Personel Jaga Pasokan Listrik Saat Natal dan Tahun Baru
Cara Menghitung Tagihan Listrik Bulanan, Mudah Dipahami
Transisi Energi di Indonesia Dinilai Tidak Mudah, Ini Alasannya
Indonesia Dinilai Harus Beralih Gunakan Energi Listrik
Mengenal Jenis Lampu LED Beserta Kelebihannya, Perlu Diketahui
Jaringan Sutet di Garut Meledak, Listrik Jabodetabek bakal Terdampak

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami