PLN Duga Tagihan Listrik Masyarakat Naik karena Banyak Bekerja dari Rumah

PLN Duga Tagihan Listrik Masyarakat Naik karena Banyak Bekerja dari Rumah
UANG | 22 Mei 2020 19:53 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Sejumlah masyarakat sempat mengeluhkan tagihan listrik yang naik pada beberapa waktu lalu, bahkan muncul dugaan PLN menaikkan tarif listrik diam-diam.

n"Kemungkinan satu tagihan memang april 70 kwh banyak bekerja di rumah, siswa belajar jarak jauh banyak gunakan kuota internet penggunaan listrik akan naik," kata Doddy, di Jakarta, Jumat (22/5).

Menurutnya, pencatatan meter yang tidak dilaporkan sehingga perhitungan berdasarkan rata-rata dalam 3 bulan juga membuat seolah tagihan listrik naik. PLN pun siap mengembalikan kelebihan tagihan listrik jika terjadi, kelebihan tersebut akan dibayarkan dengan mengurangi tagihan pada bulan berikutnya.

"Tidak akan hilang deposit, tapi juga bagi yang kurang tagih kurang bayar lapor, kita sama-sama fair percaya PLN kami juga berusaha transaksi secara fair," tuturnya.

PLN pun akan kembali mengaktifkan pencatatan meter secara langsung oleh petugas catat meter mulai Mei 2020 (untuk penerbitan rekening listrik bulan Juni 2020). Petugas catat meter akan datang ke rumah pelanggan pascabayar dengan tetap memperhatikan pedoman pencegahan pengendalian Covid-19 Kementerian Kesehatan RI, untuk antisipasi penyebaran Covid-19 yaitu dengan menggunakan standar Alat Pelindung Diri (APD).

Baca Selanjutnya: Baca Meter Sendiri Tetap Berlaku...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami