PLN: Pengembangan Smart Grid untuk Jawab Transisi Energi

PLN: Pengembangan Smart Grid untuk Jawab Transisi Energi
pln. Merdeka.com
UANG | 26 Februari 2021 22:30 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Direktur Perencanaan, PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero), Ikbal Nur mengatakan pengembangan jaringan cerdas (smart grid) dilakukan untuk menjawab tantangan terkait isu-isu transisi energi yakni dekarbonisasi, digitalisasi dan desentralisasi.

Ini juga termasuk menjawab tantangan penyediaan tenaga listrik di Indonesia terkait efisiensi, reliabilitas, resilien dan keberlanjutan.

"Pengembangan smart grid ini untuk menjawab isu transisi energi sekaligus tantangan penyediaan tenaga listrik di Indonesia," kata Ikbal dalam Webinar Smart Grid: Implementation of Smart Grid, Jakarta, Jumat (26/2).

Saat ini PLN sudah melakukan beberapa proyek percontohan. Sebab hal ini sejalan dengan program transformasi PLN. Adapun inisiatif program yang dibuat PLN antara lain digitalisasi pembangkit, e-mobility, digitalisasi T&D, microgrids, PLN mobile dan lainnya.

Adanya program-program ini diharapkan bisa mengakselerasi kesiapan PLN dalam melakukan digitalisasi. Mulai dari PLN sebagai organisasi, pengetahuan, kemampuan dan pendanaan.

"Mengakselerasi seluruh kesiapan organisasi, pengetahuan, kemampuan termasuk pendanaan," kata dia.

Investasi yang dianggarkan pun dalam proyek ini tidak begitu besar, hanya USD 1 miliar - USD 2 miliar. Namun dengan investasi tersebut diharapkan bisa mendapatkan hasil yang besar.

"Pada 5 tahun ini kami anggarkan belum begitu besar, hanya USD 1 hingga USD 2 miliar ini kita bisa melihat hasilnya di tahun 2024 dan 2025," kata dia mengakhiri. (mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami