PLN, Pertamina dan Inalum Ditugaskan Bangun Industri Baterai Mobil Listrik

PLN, Pertamina dan Inalum Ditugaskan Bangun Industri Baterai Mobil Listrik
UANG | 30 November 2020 20:45 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mengkoordinasikan 3 perusahaan milik negara, yakni PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero) dan PT Inalum. Konsorsium ini nantinya akan berkolaborasi memproduksi baterai mobil listrik.

"Ini contoh di inovasi bisnis. Bahwa kita sedang membuat konsorsium antara PLN, Pertamina dan Inalum supaya kita masuk hulu sampai hilir," kata Menteri Erick Thohir saat menggelar rapat dengan Komisi VI DPR RI, Senin (30/11).

Selain urusan produksi, Menteri Erick Thohir juga ingin membentuk pasar baterai mobil listrik di tingkat domestik. "Nah jadi kita tidak mau juga istilahnya market kita, kita tidak jaga," tegasnya.

Khusus untuk produksi baterai mobil listrik, mantan bos Inter Milan ini mau menugasi PLN untuk membentuk genset listrik dengan sistem power battery.

"Jadi listrik diganti listrik. Jadi tidak perlu lagi pakai minyak. Genset-nya berupa power battery, yang bisa menyimpan listrik. Ini sebuah bisnis model yang baru, yang kita harapkan tentu PLN juga (berpartisipasi)," imbuhnya.

Baca Selanjutnya: Energi Baru Terbarukan Tak Terelakan...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami