PLN, PTPN III dan Perhutani Kolaborasi Dorong Pemanfaatan Biomassa untuk PLTU

PLN, PTPN III dan Perhutani Kolaborasi Dorong Pemanfaatan Biomassa untuk PLTU
pltu muara karang. ©2012 Merdeka.com/dok
EKONOMI | 22 Januari 2021 16:08 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT PLN (Persero) menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PTPN III Holding (Persero) dan Perum Perhutani terkait implementasi co-firing PLTU batubara dengan bahan bakar biomassa. Penandatanganan MoU tersebut digelar virtual pada Jumat, 22 Januari 2021.

Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, mengapresiasi terobosan antara ketiga BUMN tersebut yang dinilainya sangat strategis dalam penyediaan energi bersih berbasis biomassa.

"Menurut saya tidak ada lagi yang lebih besar dari yang ini di Republik ini untuk mendorong pemanfaatan khususnya pemanfaatan listrik yang berbasis biomassa," ujar Dadan, Jumat (22/1).

Secara khusus, Dadan menyampaikan pujian kepada PLN yang berkomitmen mendukung target energi baru terbarukan (EBT) pemerintah sebesar 23 persen pada 2025 dan upaya penurunan gas rumah kaca.

"Saya baru 2 bulan sebagai Dirjen (EBTKE). Tapi saya sudah 5 kali ikuti acara co-firing ini. Jadi inisiatif dari PLN bagaimana PLN berupaya mendorong kepada EBT," ucap Dadan.

2 dari 2 halaman

Tak Perlu Lagi Bangun PLTU

lagi bangun pltu

Pada kesempatan yang sama, Dirut PLN Zulkifli Zaini menyatakan, MoU bersama PTPN III dan Perhutani ini merupakan terobosan sekaligus menguatkan program perusahaannya untuk menggunakan biomassa sebagai energi primer co-firing pembangkit listrik.

"Kenapa saya katakan terobosan, karena dengan menggunakan biomassa dalam co-firing daripada PLTU PLN ini, kita tidak perlu membangun PLTU. Karena PLTU-PLTU yang akan menggunakan biomassa co-firing ini merupakan PLTU yang sudah dibangun," tuturnya.

Turut hadir pada kesempatan itu Direktur Jenderal (Dirjen) Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana, Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero) Zulkfili Zaini, Dirut PTPN III Holding (Persero) Mohammad Abdul Ghani, dan Dirut Perum Perhutani Wahyu Kuncoro.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

(mdk/bim)

Baca juga:
Setjen DEN: Sinergi LEN dan BRI Bantu Capai Target EBT 23 Persen di 2025
Jokowi Sebut Indonesia Punya Kekuatan Produk Ramah Lingkungan
Pelantikan Joe Biden Diharapkan Bisa Genjot Pengembangan EBT Indonesia
Keberpihakan Pemerintah Pada EBT Diminta Dituangkan dalam Bentuk Kebijakan
ESDM Catat Realisasi Bauran Energi Baru Terbarukan Akhir 2020 Baru 11,51 Persen
Pemerintah Tunda Penerapan Program B40 Tahun ini
Investasi Sektor Energi Baru Terbarukan Capai USD 1,36 Miliar di 2020

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami