PLN Putus Aliran Listrik di Area Terdampak Banjir Rob Semarang

PLN Putus Aliran Listrik di Area Terdampak Banjir Rob Semarang
Banjir Rob di Semarang. Antara
EKONOMI | 23 Mei 2022 23:24 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Perusahaan Listrik Negara (PLN) memutus sementara aliran listrik pada daerah-daerah yang dilanda banjir rob di pesisir Kota Semarang sebagai bentuk pengamanan keselamatan.

"Demi keselamatan masyarakat, kami mengambil tindakan preventif berupa penghentian sementara aliran listrik di lokasi kejadian maupun di sekitarnya untuk menghindari hal yang tidak diinginkan akibat arus listrik," kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta M Irwansyah Putra di Semarang, dikutip Antara, Senin (23/5).

Akibat banjir rob di daerah Pelabuhan Tanjung Emas dan Komplek Industri Lamicitra, PLN terpaksa harus mengamankan sebanyak 408 gardu distribusi yang menyalurkan listrik ke sebanyak 35 ribu pelanggan baik yang berada di lokasi maupun di luar lokasi banjir rob.

Selain itu, pihaknya akan terus melakukan pemantauan situasi dan kondisi debit air di titik lokasi terdampak banjir. "Apabila air sudah surut dan kondisi sudah aman, PLN akan berupaya secepat mungkin menyalurkan kembali aliran listrik ke pelanggan," ujarnya.

PLN mengimbau masyarakat, apabila banjir rob menggenangi rumah masing-masing dapat melakukan pengamanan kelistrikan secara mandiri. Langkah pertama adalah memutus aliran listrik yang terhubung ke rumah dengan cara mematikan kWh meter.

Selanjutnya cabut alat elektronik yang masih terhubung ke setop kontak dan naikkan ke tempat yang lebih tinggi.

"Setelah banjir surut pastikan alat- alat elektronik dalam kondisi kering sebelum digunakan kembali, apabila masyarakat ingin melakukan pengaduan terkait dengan kelistrikan dapat melaporkan ke PLN melalui Aplikasi New PLN Mobile atau layanan Contact Center PLN 123," ujarnya.

Diketahui, air pasang (rob) di laut Utara Jawa menjebol tanggul Tambak Mulyo, Kelurahan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah. Sejumlah wilayah di pesisir Kota Semarang area pelabuhan Tanjung Emas dan kawasan industri tergenang banjir rob dengan ketinggian 50 sentimeter hingga 1 meter akibat tanggul jebol yang tidak kuat menahan tekanan air.

"Informasinya ada rob cukup tinggi, karena tanggul itu tidak bisa menahan volume air, akhirnya jebol," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Winarsono, Senin (23/4). (mdk/azz)

Baca juga:
Ratusan Warga Terdampak Banjir Rob di Pesisir Semarang Dievakuasi
Banjir Rob di Semarang, Ganjar Minta Pemda Siapkan Posko Darurat untuk Evakuasi Warga
Tanggul Laut Tambak Mulyo Jebol, Banjir Rob Terjang Kawasan Tanjung Emas Semarang
Waspadai Potensi Rob di Selatan Jabar, Jateng dan Yogyakarta
Sudah Tiga Hari Banjir Rob Terjang Permukiman Warga Aceh
Sri Mulyani Usul Pemda Demak Atasi Banjir Rob Pantura dengan Utang

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami