PLN Siagakan 31.000 Personel Amankan Pasokan Listrik Jelang Lebaran

PLN Siagakan 31.000 Personel Amankan Pasokan Listrik Jelang Lebaran
UANG | 23 Mei 2020 12:30 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menyiagakan 31 ribu personel untuk mengamankan pasokan listrik jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Mengingat beban puncak kelistrikan pada libur Lebaran tahun ini diperkirakan tidak akan mengalami perubahan signifikan.

"Secara umum, pasokan daya listrik di seluruh Indonesia dalam kondisi aman. Khusus untuk sistem Jawa-Bali memiliki daya mampu pasok mencapai 30.228 Megawatt (MW) dengan beban puncak sebesar 16.612 MW dengan cadangan operasi sebesar 13.616 MW," ungkap Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka dalam keterangannya, Sabtu (23/5).

Menurutnya, untuk menjaga keandalan sistem. Perseroan telah menetapkan masa siaga pada H-7 sampai H+7 pada pelaksanaan Lebaran tahun ini atau mulai dari 17 Mei 2020 hingga 31 Mei 2020. Mengingat sejumlah daerah masih menerapkan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam memutus mata rantai penularan covid-19.

Selama masa siaga di tengah pandemi ini, pihaknya menyiapkan 2.327 posko yang tersebar di unit-unit PLN seperti pembangkit, transmisi, Pengatur Beban, Transmisi, Distribusi, Pembangkit (Control Room dan Dispatcher Room), Call Center 123, Command Center, dan Posko Pelayanan Teknik. Petugas PLN tetap akan bersiaga di unit kerjanya masing-masing untuk menjaga pasokan listrik tetap andal.

"Selama masa siaga ini. Kami juga memastikan tidak melakukan pemeliharaan jaringan, mulai dari Pembangkit, Transmisi, Gardu Induk, dan Distribusi," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Patuhi Protokol Covid1-9

covid1 9 rev1

Pada masa siaga ini perseroan juga tetap mematuhi protokol Covid-19 dengan memastikan seluruh petugas menggunakan alat pelindung diri (APD), masker, dan melengkapi petugas dengan hand sanitizer.

Untuk memastikan kesehatan petugas, PLN memberikan asupan vitamin dan menyediakan ruang pemeriksaan kesehatan khusus beserta tenaga medis dan peralatan pendukung untuk memonitor kondisi kesehatan pegawai yang harus bekerja menjaga pasokan listrik. (mdk/idr)

Baca juga:
PLN Duga Tagihan Listrik Masyarakat Naik karena Banyak Bekerja dari Rumah
PLN Jamin Listrik Jakarta Aman Selama Lebaran 2020
Ada Larangan Mudik, Konsumsi Listrik Jakarta Saat Lebaran Diprediksi Lebih Tinggi
Diskon dan Tarif Listrik Gratis PLN Akan Diperpanjang Hingga September 2020
Menteri Erick Minta PLN Perpanjang Pemberian Diskon dan Listrik Gratis

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami