PLN: Sistem Listrik Kabel Bawah Laut dari Sumatera ke Bangka Rampung Desember 2021

PLN: Sistem Listrik Kabel Bawah Laut dari Sumatera ke Bangka Rampung Desember 2021
meteran listrik. ©2017 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman
EKONOMI | 23 September 2021 20:35 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) menargetkan sistem kelistrikan Sumatera dan Bangka bakal terhubung kabel listrik bawah laut pada Desember 2021. Dengan terhubungnya dua sistem kelistrikan tersebut akan menghemat biaya operasi mencapai Rp1,4 triliun.

Dengan demikian, PLN akan menghentikan pengoperasian sebanyak 5 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) sebesar 65 megawatt (MW) yang akan bermanfaat terhadap peningkatkan efisiensi penggunaan BBM sebesar 186 juta liter dan menekan emisi sebesar lebih dari 221.000 ton CO2 per tahunnya.

Saat ini total daya mampu pembangkit di Bangka mencapai 187,7 megawatt (MW), dengan beban puncak 174,9 MW. Pulau Bangka akan mendapat tambahan pasokan listrik sekitar 109 MVA dari kabel listrik bawah laut sepanjang 36 kilometer sirkuit (kms) tersebut.

"Untuk menghubungkan dua sistem kelistrikan ini, investasinya sekitar Rp 1,9 triliun," ungkap Direktur Mega Proyek dan EBT, Wiluyo Kusdwiharto, dalam keterangan resmi, Kamis (23/9).

Tak hanya meningkatkan keandalan, keberadaan kabel listrik tersebut akan memangkas biaya pokok produksi (BPP) di Bangka. Sebab listrik dari pembangkit-pembangkit berbiaya murah di Sumatera dapat disalurkan ke Pulau Bangka.

Dari total kapasitas pembangkit 248 MW, saat ini pasokan listrik di Bangka masih didominasi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD). Dengan tersambung kabel laut, BPP Bangka bakal turun hingga 57 persen dari Rp2.454 per kilowatt hour (kWh) menjadi Rp1.054 per kWh.

"Potensi penghematannya sekitar Rp1,4 triliun per tahun," terang Wiluyo.

Wiluyo berharap dengan kian andalnya pasokan listrik nantinya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Bangka dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Dengan beroperasinya kabel laut Sumatera-Bangka, PLN juga bisa meningkatkan pelayanan terutama untuk mengakomodir permintaan pelanggan industri pada sektor perikanan" tukasnya.

Reporter: Arief Rahman Hakim

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
PLN Gandeng Jasindo Asuransikan Aset Senilai USD 25 Miliar
Manfaatkan Eceng Gondok, PLTU Lontar Raih Penghargaan Internasional
Cari Terobosan Baru, Kemenkeu Tempatkan Pegawai di Pertamina dan PLN
Gandeng KPK dan BPN, PLN Targetkan 162 Sertifikasi Tanah di Kepri
Tips Aman agar Terhindar dari Bahaya Setrum saat Musim Hujan
PLN Renovasi Rumah Warga Ende NTT Pakai Abu Sisa Batu Bara PLTU,Biaya Hemat 40 Persen

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami