Potensi Ekonomi Terumbu Karang & Mangrove Setara Pendapatan Perikanan Tangkap

Potensi Ekonomi Terumbu Karang & Mangrove Setara Pendapatan Perikanan Tangkap
Ekowisata Mangrove Wonorejo. ©Liputan6.com/Ahmad Ibo
EKONOMI | 9 Juni 2021 13:47 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Safri Burhanuddin mengatakan, potensi ekonomi biru Indonesia per tahun mencapai USD 1,33 triliun per tahun. Salah satunya disumbang oleh terumbu karang (coral) dan hutan mangrove sebesar 2 persen atau setara dengan pendapatan dari perikanan tangkap.

"Potensi ekonomi di coral-mangrove ini sekitar 2 persen dari USD 1,33 triliun, setara dengan total perikanan tangkap di Indonesia," kata Safri dalam Perayaan Hari Laut Dunia dan Hari Segitiga Terumbu Karang Dunia, Jakarta, Rabu (9/6).

Secara global, Safri menyebutkan ekosistem terumbu karang berkontribusi lebih dari USD 120 miliar per tahun. Ekosistem tersebut berfungsi sebagai tempat wisata dan perlindungan pantai, tempat produktivitas primer, tempat pemijahan, pengasuhan dan menjadi makan. Termasuk juga sebagai tempat plasma nutfah.

Maka, tak heran bila Indonesia disebut sebagai segitiga terumbu karang dunia. Sebab penyebaran terumbu karang di perairan nusantara terkonsentrasi di Indonesia. "Memang pantas kalau Indonesia dikatakan sebagai segitiga terumbu karang dunia karena penyebarannya semua terkonsentrasi di Indonesia baik dari terumbu karang, mangrove, dan karang lainnya. Ini semua tertumpu di Indonesia," kata Safri.

Safri mengatakan, tak heran bila banyak negara di dunia melirik Indonesia untuk kelestarian alam. Sebab Indonesia merupakan bagian dari paru-paru dunia. Sehingga pemerintah dan masyarakat harus bisa mengontrol dan mengurus kelestarian alam karena bisa berdampak pada perubahan iklim secara global.

"Jadi kalau kita enggak bisa kontrol dan urus, ini bisa pengaruhi iklim secara global," katanya. (mdk/azz)

Baca juga:
Menteri Trenggono: Laut dan Terumbu Karang Tidak Bisa Dipisahkan
Upaya Pelestarian Terumbu Karang di Perairan Bali
Susi Pudjiastuti Sayangkan Masih Banyak Ekspor Karang Hias di Indonesia
Menko Luhut: Program Restorasi Terumbu Karang Serap 10 Ribu Tenaga Kerja
KKP Tanam 1.260 Karang Hias Hasil Sitaan di Perairan Lombok
KKP dan BI Replikasi Pembangunan Kebun Karang Bali untuk Diterapkan di Lombok

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami