Presiden Jokowi Akui Tak Mudah Bangun Tol Trans Papua

Presiden Jokowi Akui Tak Mudah Bangun Tol Trans Papua
UANG | 15 Februari 2019 16:54 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui tidak mudah dalam mengerjakan proyek pembangunan jalan Tol Trans Papua. Sebab, beberapa tantangan kerap kali dijumpai mulai dari kondisi jalan yang rusak parah, hingga rute yang tidak memungkinkan untuk dimasuki oleh alat-alat berat.

"Mengenai jalan yang ada di Papua jalan dari Marauke - Boven Digoel jalan utama. Jalan yang rusak. Pembangunan jalan di Papua itu mengangkut doser semua pakai helikopter," katanya di Bengkulu, Jumat (15/2).

Bahkan untuk menempuh kawasan tersebut para kontraktor dan pekerja membutuhkan waktu tiga sampai empat hari. "Betapa beratnya pembangunan di sana. Bahkan harus menanak nasi di perjalanan karena memakan waktu lama," imbuhnya.

Meski kesulitan, namun pemerintah tetap fokus dan komitmen untuk tetap melakukan pembangunan tol di Indonesia bagian Timur tersebut. Sebab, salah satu upaya mengejar ketertinggalan adalah dengan cara membangun infrastruktur.

"Bagaimana kita miliki daya saing kalau infrastruktur masih seperti ini. Inilah kenapa dibangun Trans Papua. Ini adalah untuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Tidak hanya di jawa saja memerlukan jalan dan infrastruktur tidak hanya di sumatera saja, tetapi Papua juga memerlukan ini. Papua juga merupakan bagian dari NKRI," pungkasnya.

"Sekarang telah terbangun meskipun ada yang sudah mulus meskipun ada yang belum diaspal paling tidak, tidak seperti awal (dulu)," tutupnya. (mdk/idr)

Baca juga:
Jokowi: Kita Tak Hanya Bangun Infrastruktur Besar, yang Kecil Lewat Dana Desa
Jokowi Beberkan Faktor Buat Infrastruktur RI Tertinggal Dibanding Negara Lain
Di Depan Jokowi, Gubernur Bengkulu Minta Bandara dan Pelabuhan Dikembangkan
Adhi Karya: Biaya Pembangunan LRT Jabodebek Bukan Paling Mahal di Dunia
Pengerjaan 3 Simpang Susun Tol Solo-Ngawi Masih Terkendala

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami