Presiden Jokowi Ingin Perdagangan Indonesia-Uni Emirat Arab Meningkat 3 Kali Lipat

Presiden Jokowi Ingin Perdagangan Indonesia-Uni Emirat Arab Meningkat 3 Kali Lipat
Presiden Jokowi. ©2021 Merdeka.com/Biro Pers Sekretariat Presiden
EKONOMI | 3 September 2021 14:45 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan nilai perdagangan antara Indonesia dengan Uni Emirat Arab (UEA) dapat meningkat dua hingga tiga kali lipat. Salah satunya melalui perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara kedua negara (IUAE-CEPA).

Harapan Presiden Jokowi itu disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi setelah mendampingi Presiden menerima Menteri Negara Urusan Perdagangan Luar Negeri Uni Emirat Arab Thani bin Ahmed Al Zeyoudi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (3/9).

"Presiden juga menyampaikan sejauh ini perdagangan antara Indonesia dan UEA masih dapat ditingkatkan lagi karena angka perdagangan baru mencapai USD 2,9 miliar, dan dengan CEPA nanti Presiden mengharapkan paling tidak dapat dilakukan kenaikan perdagangan 2-3 kali lipatnya," kata Retno dalam konferensi pers daring bersama Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dikutip dari Antara, Jumat (3/9).

Presiden menyambut baik peluncuran perundingan mengenai Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia-UEA (IUAE-CEPA).

Perundingan IUAE-CEPA diharapkan dapat selesai kurang dari satu tahun sehingga dalam beberapa bulan ke depan dapat diperoleh hasil yang signifikan bagi kedua negara. "Presiden mengharapkan perundingan dapat diselesaikan kurang dari satu tahun," ujar Retno.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan dirinya optimistis perundingan IUAE-CEPA dapat selesai pada kesempatan pertama, sehingga waktu perundingan tidak akan lebih dari satu tahun.

"Mudah-mudahan pada 4 November pada kunjungan Pak Presiden ke UEA, perjanjian ini sudah hampir selesai atau dalam finalisasi," ujarnya. (mdk/idr)

Baca juga:
Pulihkan Ekonomi Akibat Pandemi, Pemprov Jabar Sasar Pasar Ekspor ke China
Mendag Ingin Perhiasan dan Otomotif Indonesia Kuasai Pasar Uni Emirat Arab
Ini Keuntungan Perjanjian Bilateral RI-Uni Emirat Arab Bagi Indonesia
Indonesia Berkesempatan Besar jadi Produsen Udang Dunia
Strategi KKP Kejar Target 2 Juta Ton Ekspor Udang di 2024
Sri Mulyani Minta LPEI Gencarkan Pembiayaan Ekspor Demi Pemulihan Ekonomi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami