Presiden Jokowi: Rp 13.200 per USD, BI saja tenang saya juga tenang

UANG | 12 Maret 2015 12:51 Reporter : Angga Yudha Pratomo

Merdeka.com - Kemarin, Rabu (11/3), nilai tukar Rupiah menembus Rp 13.200 per USD. Hari ini, Kamis (12/3) berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, Rupiah berada di kisaran Rp 13.176.

Kondisi ini tidak membuat pemerintah panik. Presiden Joko Widodo menanggapi santai kondisi ini. Dia mengatakan, pelemahan Rupiah meski terburuk sejak Krisis 1998, tapi tidak serta merta kondisinya sama seperti saat Indonesia dihantam krisis 17 tahun lalu.

Ditambah lagi sikap tenang Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo. "Gubernur BI saja tenang-tenang, saya juga tenang-tenang," kata Jokowi di Jakarta, Kamis (12/3).

Tidak dipungkiri, tidak hanya Rupiah yang terpuruk atas dolar AS. Hampir semua mata uang di dunia mengalami pelemahan.

Jokowi mempercayakan wewenang menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah pada bank sentral. Pemerintah tidak akan meminta Bank Indonesia melakukan intervensi untuk meredakan gejolak di pasar uang. "Kalau intervensi tanyakan kepada Gubernur BI," ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat didominasi karena pengaruh global. Padahal, kata dia, pemerintah telah melakukan kelonggaran moneter terhadap ekonomi Indonesia terutama penurunan suku bunga bank.

"Sekarang kan kita sudah termasuk yang longgar, bunga sudah diturunin, macam-macam. Ini kan efek dari luar yang paling banyak, dalam negeri juga tentu ada efeknya terhadap ekspor menurun, nilainya atau harga turun. Tapi juga lebih banyak dari luar karena menguatnya Dolar, karena Euro juga melemah," ujar dia yang ditemui di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Kamis (12/3).

Menurut dia, terlalu bahaya apabila kelonggaran moneter terus dilakukan. Dengan begitu, JK menegaskan pemerintah akan terus memperhatikan kondisi mata uang Rupiah saat ini.

"Ya kalau dilonggarin (ekonomi) nanti terus inflasi lagi, lebih bahaya lagi. Kita tidak akan lakukan spending seperti Eropa, kita tidak usah ikut, beda mereka malah krisis, itu hanya untuk Yunani," kata dia.


5 Kisah lucu Lulung akhirnya main Twitter
Unik, 7 Selebriti top ini malah benci jadi artis
Ini sosok politikus Gerindra yang maki Ahok goblok di rapat mediasi
Hobi pamer Menteri Susi saat sukses hancurkan perikanan negara lain
Turki tangkap 16 WNI diduga hilang untuk gabung ISIS
Selfie bareng pasien sekarat, perawat ini dipecat

Jangan lewatkan:
Tertangkap mesum di hotel, Pratu Dwi Suryanto dipecat dari TNI AU
10 Pesepakbola dengan pendapatan tertinggi di dunia tahun 2015
Foto Jokowi di tengah jutaan pendukung tanpa parpol tinggal kenangan
Kisah ustaz Felix Siauw pinang pujaan hati bermodal Rp 1,5 juta
Cerita lengkap ulah Ngabalin hingga dihajar anak Yorrys pakai kayu
Jerawat Kempes Dalam Semalam Dengan Obat Tetes Mata!

(mdk/noe)