Presiden Jokowi Ungkit Ketertinggalan Jauh Pembangunan Tol Indonesia dari China

UANG » MALANG | 6 November 2019 12:36 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan Indonesia sangat tertinggal jauh dalam hal pembangunan infrastruktur jalan tol dibandingkan China. Karenanya, infrastruktur masih akan terus menjadi perhatian pemerintah pada saat ini.

Presiden Jokowi terus mengingatkan agar Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) getol dalam pembangunan jalan tol.

"Saya beri contoh jalan tol, sejak tol Jagorawi dibangun tahun 1978, artinya sudah 40 tahun lalu. Sejak tol Jagorawi dibangun sampai 2014 kemarin, kita baru bangun 780 Km. China, dalam waktu yang sama sudah bangun 280.000 Km," tuturnya di Jakarta, Senin (6/11).

Dia bilang, pemerintah akan semakin gencar membangun jalan tol agar memudahkan dan mempercepat ongkos logistik di negara kepulauan seperti Indonesia. "Kenapa saya perintahkan Menteri BUMN, PUPR, investasi, karena kita ketinggalan jauh sekali. 280.000 Km dibandingkan 780 Km, tidak pakai ribu itu jauh sekali. Belum urusan yang lain-lain," ujarnya.

Sebab itu, pembangunan menurutnya jangan hanya fokus pada di daerah sentral seperti Jakarta. Namun ikut mempertimbangkan daerah-daerah lain seperti halnya Papua.

"Sebab itu kalau kita konsen ke pembangunan jalan tol, pembangunan airport, pembangunan pelabuhan, powerplant, yang nantinya kita harapkan dapat memberikan kecepatan logistik barang dan jasa ke seluruh penjuru negeri," paparnya.

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Jasa Marga Kembangkan Teknologi Pengganti Tapping Kartu di Gerbang Tol
Jasa Marga Butuh Puluhan Tahun Tentukan Untung Rugi Pengelolaan Tol
Jasa Marga Fokus Kebut Pembangunan 3 Ruas Tol ini Hingga Akhir Tahun
Siap-Siap, Tarif 18 Ruas Tol Direncanakan Naik Tahun Ini Termasuk Jagorawi
Beroperasi Sebelum Natal, Tarif Tol Layang Japek II Masih Dibahas
Seminggu Digratiskan, Berikut Daftar Tarif Tol Pandaan-Malang Seksi IV
Kemenhub Target Jalan Tol dan Penyeberangan Bebas dari ODOL di 2020

(mdk/bim)