Presiden Minta BUMN Infrastruktur Kalkulasi Setiap Penugasan

Presiden Minta BUMN Infrastruktur Kalkulasi Setiap Penugasan
Jokowi. ©2019 Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin
EKONOMI | 16 Oktober 2021 12:07 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo meminta perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor infrastruktur untuk melakukan kalkulasi terhadap setiap penugasan yang diberikan. Dia meminta perusahaan BUMN tidak hanya berorientasi proyek dan berebut penugasan, tanpa ada perhitungan yang jelas.

"Jangan sampai karena urusan penugasan pemerintah, saya bisa menugaskan, nih penugasan bangun jalan tol, tapi ya dihitung dong, ada kalkulasinya," kata Presiden Jokowi, dikutip Antara, Jakarta, Sabtu (16/10).

Presiden Jokowi meminta perusahaan BUMN infrastruktur menghitung tingkat efisiensi investasi atau internal rate of return (IRR) untuk mengetahui berapa suntikan APBN yang diperlukan.

"Jangan kalau pas dapat penugasan rebutan, tidak ada kalkulasi karena penugasan, kemudian mengambil pinjaman jangka pendek, padahal infrastruktur itu untuk jangka panjang, ya udah nggak ketemu. Itu tugas saudara-saudara untuk ngitung, kalau ada penugasan itu," katanya.

Presiden menekankan apabila perhitungan menunjukkan investasi tidak logis, maka dapat dibuat menjadi logis namun dengan kalkulasi.

"Ini kultur yang dulu-dulu tinggalkan. Karena sekali lagi, yang namanya transformasi bisnis, yang namanya adaptasi teknologi sudah jadi keharusan, tidak bisa tidak," jelas Presiden.

Adapun permintaan terkait kalkulasi dalam setiap penugasan, juga ditujukan Presiden untuk perusahaan BUMN lain seperti sektor pangan, kesehatan, energi dan lainnya. (mdk/did)

Baca juga:
Presiden Jokowi Minta BUMN Bermitra dengan Perusahaan Global
Presiden Jokowi Sindir BUMN Sering Dapat PMN: Terlalu Enak Sekali
Presiden Jokowi Beri Waktu 2 Tahun Bagi BUMN Lakukan Perubahan Fundamental
Jokowi Yakin 2-3 Tahun Lagi Mobil Listrik Mulai Ramai di Indonesia
Momen Jokowi Tawarkan Ibu Iriana Naik Kendaraan TNI Disopiri Kasad Jenderal Andika
Momen Jan Ethes Main Sepeda Keliling Gedung Agung Malioboro Dikawal Paspampres
Suksesi Panglima yang Tak Biasa

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami