Produksi Blok Migas Luar Negeri Pertamina Capai 88 Persen dari Target

UANG | 4 September 2019 18:29 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) mencatat, realisasi produksi minyak dari ladang minyak dan gas (migas) di luar negeri pada semester I 2019 baru mencapai 88 persen dari target. Hal ini disebabkan kendala pada fasilitas pencarian minyak di Aljazair.

Direktur Hulu Pertamina Dharmawan Samsu mengatakan, sampai semester I 2019, produksi minyak Pertamina dari luar negeri baru mencapai 99.930 barel per hari (bph) atau 88 persen dari target dan gas sebesar 261 juta kaki kubik per hari (MMScfd).

"Belum mencapai target (produksi minyak dari luar negeri)," kata D‎harmawan, saat menghadiri I‎PA Convex 2019‎, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (4/9).

Menurut Dharmawan, belum tercapainya target produksi minyak tersebut diakibatkan kendala pada kompresor di lapangan migas yang terletak di Aljazair. Untuk diketahui, melalui Pertamina Internasional EP, Pertamina telah menggarap Lapangan MLN di Aljazair Afrika Utara.

"Karena ada problem kompresor di Algeria, tapi sudah online sekarang, minyak yang 99.000 bph, gasnya 261 mmscfd," jelasnya.

Menurut Dharmawan, perusahaannya akan‎ membawa pulang minyak dari lapangan di luar negeri ke Indonesia sebesar 7 juta barel pada tahun ini, jumlah tersebut lebih rendah dari perkiraan sebesar 8 juta barel. Hal ini disebabkan oleh spesifikasi minyak yang tidak cocok untuk dikelola di kilang dalam negeri.

"Sistemnya beda, sebagian karena jenis crudenya belum cocok, sebagian karena bukan entitlement Pertamina, yang disebut service kontrak, yang bisa dibawa karena entitled dan minyaknya cocok itu 7 juta barel, tahun ini diperkirakan sama," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Menteri Jonan Minta Pertamina Aktif Lakukan Eksplorasi Migas
Pertamina: Stok Elpiji di Jayapura Cukup Hingga 29 Hari ke Depan
Optimalkan Layanan Penyaluran Migas, Pertamina Gunakan Teknologi Digital Telkomsel
Pemprov DKI Kesulitan Bersihkan Ceceran Minyak Pertamina di Kepulauan Seribu
Dicopot Dari Direksi PGN, Said Reza Pahlevy Jadi Dirkeu Pertamina?
Pertamina Sebut Kenaikan Harga BBM per 30 Agustus 2019 Hoaks
Pertamina Masif Cari Sumur Migas Baru di Luar Negeri

(mdk/bim)