Properti Detabek tumbuh 15 persen

Properti Detabek tumbuh 15 persen
investasi property. shutterstock
EKONOMI | 22 Juli 2012 20:15 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pengembang properti terus melirik kawasan penyangga Jakarta seperti Depok, Tangerang, dan Bekasi (Detabek) untuk proyek perumahan. Bahkan di daerah-daerah tersebut pertumbuhan properti mencapai 15 persen tahun ini.

"Industri properti di kawasan penyangga setiap tahun mengalami peningkatan berkisar 15 persen. Pembangunan properti di Bekasi, Tangerang, dan Depok terus menggeliat, terutama untuk sektor hunian tempat tinggal," kata Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI), Setyo Maharso di Jakarta seperti yang dilansir dari Antara, Minggu (22/7).

Setyo menuturkan, Jakarta yang semakin menipis lahan untuk properti primer, membuat pengembang mulai mencanangkan proyeknya di kawasan penyangga. Belum lagi "market" Jakarta yang sesuai dengan hunian vertikal.

Masing-masing kawasan penyangga memiliki keunggulan untuk perkembangan propertinya. Depok dengan kawasan hunian hijau dengan udara dan air yang masih bersih, Tangerang atau Bekasi sebagai kota mandiri yang lengkap dengan sarana infrastrukturnya," paparnya.

Untuk Tangerang terdapat hunian perumahan, apartemen, mal sampai hotel berbintang. Adapun untuk hunian residental memiliki segmentasi pasar "middle low" sampai "luxury".

"Serpong menjadi tujuan investasi menarik karena memiliki properti dengan segmentasi kelas menengah atas. Pesatnya pembangunan properti di Tangerang atau Bekasi membuat dua kawasan ini memiliki prospek cerah dalam investasi," tuturnya.

Setyo menambahkan, setiap tahun harga tanah dan produk properti juga meningkat berkisar 15-25 persen.

"Setiap tahun makin pesat kemajuan sektor properti di kawasan penyangga ini sehingga menunjang pembangunan ekonomi Jakarta," katanya.   

(mdk/rin)

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami