Proyek Tol Jakarta-Cikampek Selatan Masih Terkendala Pembebasan Lahan

UANG | 29 November 2018 19:25 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Jalur Selatan atau Japek Selatan sepanjang 62 km yang menghubungkan Jatiasih, Bekasi hingga Sadang, Purwakarta akan mulai konstruksi pada 2019 mendatang. Namun, proses konstruksi disinyalir masih terkendala masalah pembebasan lahan.

"Kita enggak groundbreaking, nanti kita mulai saja tahun depan. Kita bisa mulai konstruksi sebagian," ucap Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani di Km 25 Tol Jakarta-Cikampek, Kamis (29/11).

Meski terkendala lahan, ada sedikit tanah milik Perum Perhutani yang bisa coba dipakai. "Pembebasan lahan memang masih sangat minim, tapi ada lahan Perhutani yang bisa kita pakai," sambungnya.

Dengan digarapnya Tol Jakarta-Cikampek Selatan ini, Desi berharap, kemacetan panjang di ruas Tol Jakarta-Cikampek eksisting ke depannya bisa sedikit terurai.

"Pembangunan tol ini dari Jatiasih tembus sampai Sadang. Jadi nantinya bakal ada tiga tol, Japek eksisting, Japek Elevated Dan Japek Selatan ini," kata dia.

Namun begitu, Jasa Marga saat ini masih lebih fokus menyelesaikan konstruksi Jakarta-Cikampek II Elevated atau Tol Layang Japek yang secara pembebasan lahan telah mencapai 82 persen. "Karena membebaskan tanah itu kan butuh waktu. Jadi yang Japek Elevated yang dikebut duluan. Jika ini selesai, kita juga sedang dalam proses untuk mengerjakan Japek Selatan," tutur dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Tol Japek Kerap Macet Akibat 3 Proyek Besar, Ini Kata Bos Jasa Marga
Adhi Karya: LRT di Tol Cikampek Dikerjakan Pukul 22.00 Sampai 05.00
Menhub Budi Minta Maaf Terapkan Ganjil Genap di Tol Tambun
Bukan LRT, Proyek Tol Layang dan Kereta Cepat Penyebab Kemacetan Tol Cikampek
Pemerintah Luruskan Pengerjaan LRT dan Kereta Cepat di Tol Cikampek Bukan Ditunda

(mdk/azz)