PT PP Rampungkan Proyek Runway 3 Bandara Cengkareng Lebih Cepat dari Target

UANG | 24 Januari 2020 15:37 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - PT PP (Persero) Tbk berhasil menyelesaikan pekerjaan pembangunan runway 3 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng di akhir tahun 2019. Proyek yang sebelumnya ditargetkan selesai pada bulan Februari 2020 tersebut dapat diselesaikan oleh Perseroan lebih cepat.

Proyek pembangunan runway 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dimiliki oleh PT Angkasa Pura II (Persero) dan memiliki masa pelaksanaan pekerjaan selama 21 bulan terhitung sejak bulan Mei 2018. Proyek yang berlokasi di Tangerang, Banten tersebut memiliki total kontrak sekitar Rp1,33 triliun.

"Pembangunan infrastruktur runway 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta turut mendorong tumbuh dan berkembangnya sektor bandara udara serta industri penerbangan di Indonesia. Selain itu, dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata nasional," ujar Direktur Utama PT PP, Lukman Hidayat di Jakarta, Jumat (24/1).

Proyek pembangunan runway 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta tersebut telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada hari Kamis (23/01), ditandai dengan penekanan tombol sirene dan penandatanganan prasasti.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta merupakan bandara internasional terbesar dan tersibuk di Indonesia. Sebelumnya, Bandara Internasional Soekarno-Hatta memiliki 2 runway, yaitu runway 1 berlokasi di Selatan dan runway 2 berlokasi di Utara.

Dengan dibangunnya Runway 3 yang juga berlokasi di Utara diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi kepadatan aktivitas pergerakan pesawat di Bandara. Runway 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat menambah pelayanan kapasitas penerbangan pesawat (capacity movement) menjadi 120 penerbangan per jam dimana sebelumnya hanya 81 penerbangan per jam dengan 2 runway.

1 dari 1 halaman

Keuntungan Diresmikannya Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi membeberkan beberapa keuntungan dengan dioperasikannya runway atau landasan pacu 3 dan East-Connection Taxiway di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Menhub menyebut selain meningkatkan kapasitas pergerakan pesawat juga semakin meningkatkan keselamatan penerbangan.

"Satu meningkatkan safety melalui pemisahan runway dan take off dan landing. Dua east cross connection taxiway mengurai resiko taxi blocking. Dengan beroperasinya runway 3 dapat meningkatkan kapasitas menjadi sekitar 100 pergerakan pesawat, dari yang tadinya 81 pergerakan," urai Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dikutip keterangannya di Jakarta, Jumat (24/1).

Selain itu kata Menhub dengan adanya fasilitas ini maka dapat mengurangi antrean pesawat baik di darat maupun di udara

"Keempat mengurangi jarak spacing dari antar pesawat dan lima jarak tempuh taxi dari apron ke taxiway lebih dekat dan variatif dengan adanya east cross connection, kapasitas runway meningkat," jelasnya.

Dengan penambahan sejumlah fasilitas ini khususnya runway 3 dan east connection taxiway ini, telah memberikan keuntungan bagi maskapai penerbangan seperti maskapai penerbangan Garuda Indonesia yang telah menjadi menjadi maskapai dengan tingkat on time performance (OTP) atau ketepatan waktu nomor 1 di dunia. (mdk/idr)

Baca juga:
21 Maret, Xpressair Buka Rute Baru Solo-Kalimantan
Angkasa Pura II Bangun Hotel Bintang 3 di Bandara Soekarno Hatta
Perketat Pengawasan, Bos AP II Pastikan Virus Corona Belum Masuk Indonesia
Jalankan Perintah Jokowi, AP II Siapkan Rp14 T Bangun Terminal 4 Bandara Cengkareng
Menhub Budi Beberkan Keuntungan Diresmikannya Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta
Presiden Jokowi Target Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta Terbangun 2022

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.