PTPN V Borong 2 Penghargaan Usai Bersaing Ketat dengan Ratusan Perusahaan

PTPN V Borong 2 Penghargaan Usai Bersaing Ketat dengan Ratusan Perusahaan
CEO PTPN V Jatmiko K Santosa. Istimewa
EKONOMI | 9 Agustus 2021 13:09 Reporter : Abdullah Sani

Merdeka.com - PT Perkebunan Nusantara V memperoleh pengakuan tim independen dengan memberikan dua penghargaan dalam ajang Governance, Risk dan Compliance (GRC) and Performance Excellence Award 2021. Penghargaan pertama adalah The Best GRC For Corporate Governance 2021. Penghargaan prestisius dengan penilaian berupa empat Diamond tersebut diraih PTPN V untuk kategori Agro Business Industries.

Selanjutnya, penghargaan serupa diraih Chief Executive Officer (CEO) PTPN V, Jatmiko K Santosa sebagai The Best CEO 2021.

Ajang penghargaan yang dilakukan dengan protokol kesehatan ketat dan disiarkan secara daring tersebut. PTPN V berhasil menjadi salah satu yang terbaik setelah menjalani serangkaian penilaian ketat bersama lebih dari 200 perusahaan di Indonesia.

"Pertama saya ingin menyampaikan terima kasih atas penghargaan ini. GRC tidak sekadar regulatory compliance. Namun turut menjadi enabler dalam pelaksanaan multilayer strategy performa perusahaan," kata Jatmiko dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (9/8).

Jatmiko yang juga ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Riau itu mengatakan bahwa praktik penerapan GRC yang semakin kuat sejak beberapa tahun belakangan, berbanding lurus dengan kinerja perusahaan.

"Bagaimana GCG tidak sekadar pemenuhan perundangan dan administrasi, dengan transformasi dalam dua tahun terakhir penerapan GCG dengan role model yang dapat diteladani menjadi pendorong untuk berbagai catatan baik PTPN V," lanjutnya.

Dari sisi produktivitas tandan buah segar (TBS), lanjut dia, PTPN V memecahkan rekor tertinggi mencapai 23,87 ton per hektare. Angka tersebut di atas standar industri nasional.

Dari sisi finansial, PTPN V juga berhasil mencatatkan kinerja gemilang dengan memecahkan rekor pendapatan bersih tertinggi sepanjang sejarah. Sepanjang 2020 lalu, laba bersih PTPN V mencapai Rp417 miliar atau melonjak lebih dari 600 persen dibandingkan 2019 sebesar Rp67 miliar.

"Paradigma baru, transformasi SDM dan teknologi serta inovasi, akan terhenti di permukaan tanpa trust dan engagement dari seluruh karyawan. Maka menyampaikan mimpi bersama secara repetitive, walk the talk serta memberi keteladanan menjadi salah satu jalan agar GRC semakin efektif," urainya.

Beberapa kriteria penilaian yang menobatkan anak perusahaan holding perkebunan sebagai salah satu perusahaan terbaik itu meliputi, perusahan yang memiliki komitmen tinggi dalam implementasi good corporate governance (GCG), hingga strategi yang dilakukan oleh para CEO dalam menghadapi krisis ekonomi global dan domestik di masa pandemi Covid-19.

Penilaian juga turut mengambil berat tentang upaya transformasi digital yang dijadikan sebagai kunci sukses dalam penerapan GRC di korporasi untuk mendukung kesuksesan, serta tata kelola dan mitigasi risiko yang sudah dilakukan di perusahaan agar menjadi korporasi terpercaya juga menjadi bagian dari penilaian oleh para dewan juri dan pakar.

Ketua Penyelenggara GRC & Performance Excellence Award 2020, Irnanda Laksanawan dalam sambutannya menjelaskan event ini merupakan kegiatan corporate rating (award) tahunan di bidang tata kelola perusahaan yang baik, manajemen risiko, dan manajemen kepatuhan.

Melalui program tersebut, maka dia berharap perusahaan akan lebih terdorong untuk mematuhi tata kelola perusahaan yang baik secara internal maupun terhadap para stakeholder.

Ia mengatakan bahwa PTPN V dan sejumlah perusahaan yang memenangkan penghargaan tersebut telah melaksanakan bisnis mode re-invention. "Kita memberikan penghargaan berupa bintang lima dan bintang empat. Untuk yang bintang lima itu artinya telah menerapkan bisnis model reinvention. Sedangkan untuk bintang empat, berada dalam on track menuju ke arah sana," paparnya. (mdk/cob)

Baca juga:
PLN Gandeng PTPN III dan Perhutani Targetkan Cofiring Biomassa di 52 PLTU
Pecah Rekor, PTPN V Raup Laba Bersih Rp417 Miliar Sepanjang 2020
Kejati Kalbar Tahan 5 Tersangka Korupsi Proyek Penanaman Sawit PTPN XIII
Sengketa dengan PTPN, Lahan Pesantren Milik Rizieq Bisa Disita Polisi
Meski Pandemi, Pendapatan PTPN V di Tahun 2020 Capai Rp 5,3 Triliun
Diduga Lahannya Diserobot, PTPN VIII Buat 27 Laporan Polisi

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami