PUPR Punya Rp300 M Siap Dipakai Bangun Istana Kepresidenan di Papua

UANG | 11 September 2019 14:32 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mempersiapkan anggaran cadangan sekitar Rp200-300 miliar pada masing-masing direktorat jenderal untuk agenda pembangunan infrastruktur dadakan. Salah satunya seperti usulan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam membuat istana negara baru di Papua.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan pihaknya memang sudah bersiap diri jika mendapat titah dari presiden untuk sebuah program di luar yang telah ditetapkan dalam Rencana Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (RAPBN).

"Namanya programing itu tidak harus 100 persen rigid programing. Saya kan orang program, jadi harus ada rolling plan, sehingga suatu saat kunjungan presiden ke daerah, beliau perintah, saya harus siap," jelas dia di Jakarta, Rabu (11/9).

Dia menyatakan, sebuah institusi pemerintah memang harus mempersiapkan alokasi anggaran di luar program kerja yang telah disusun. Itu berguna untuk hal-hal darurat seperti terjadinya bencana.

"Ini juga yang namanya well program itu bukan 100 persen. Tapi kalau ada program satu tahun kan orang tidak tahu kalau ada apa-apa. Kalau misal bilang, wah tidak bisa pak, tidak ada uang, itu bukan well program namanya," tuturnya.

Pada Kementerian PUPR, dia menyebutkan, pihaknya telah mempersiapkan dana antara Rp200-300 miliar bagi setiap direktorat jenderal sebagai dana darurat setiap tahunnya. "Masing-masing di direktorat jenderal kira-kira antara Rp200-300 miliar. Untuk di SDA (Sumber Daya Air) sekitar itu, yang di Bina Marga juga sekitar itu," pungkas dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Mendagri: Tak Masalah Masing-masing Provinsi Punya Istana Presiden
Jokowi Janji Pemekaran Daerah di Papua, Mendagri Cari Dasar Hukumnya
Istana Kepresidenan di Papua, Menteri Basuki Survei Lokasi Dekat Jembatan Holtekamp
Pastikan Keberadaan Veronica Koman, Polisi Datangi Konjen Australia di Surabaya
Hadiah Jokowi Buat Papua
Polda Papua Tangkap Buchtar Tabuni
NasDem Minta Jokowi Terbitkan Perpres Larangan Miras Beredar di Papua

(mdk/bim)