PUPR Siapkan Rp 1,2 T Untuk Program PKT Pembangunan Drainase Jalan Nasional 5.000 Km

PUPR Siapkan Rp 1,2 T Untuk Program PKT Pembangunan Drainase Jalan Nasional 5.000 Km
UANG | 27 Agustus 2020 20:46 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), untuk mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional, memperluas cakupan Program Padat Karya Tunai (PKT) di luar program PKT rutin tahun 2020, mencakup pekerjaan revitalisasi saluran drainase jalan nasional sepanjang 5000 Km dan pengadaan material tambalan cepat mantap (CPHMA) dengan total anggaran Rp 1,2 triliun. Direncanakan program ini dapat menyerap tenaga kerja sekitar 28.000 orang dalam 3 bulan.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan Program PKT Kementerian PUPR dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat/warga setempat sebagai pelaku pembangunan. Khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi.

"Selain untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke desa/ pelosok. Pola pelaksanaan PKT nanti juga harus memperhatikan protokol physical & social distancing untuk pencegahan penyebaran COVID-19," ujar Menteri Basuki dalam pernyataannya, Kamis (27/8).

Untuk revitalisasi saluran drainase jalan nasional yang dilaksanakan dengan skema PKT dialokasikan anggaran sebesar Rp 1 triliun yang tersebar di 34 Provinsi. Alokasi anggaran tersebut dibagi untuk revitalisasi saluran drainase jalan nasional di Wilayah Barat (Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan) sebesar Rp587 miliar dan Rp. 413 miliar untuk di Wilayah Timur (Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, Papua).

Berdasarkan data Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga, sebaran pelaksanaan program Padat Karya revitalisasi drainase jalan nasional di Sumatera sepanjang 1.668 Km dengan alokasi anggaran Rp 309 miliar. Untuk pulau Jawa dan Bali akan dikerjakan sepanjang 773 Km dengan anggaran sebesar Rp 154 miliar. Kemudian untuk pulau Kalimantan akan mencakup revitalisasi drainase sepanjang 807 Km dengan anggaran Rp 124 miliar.

Pekerjaan serupa juga dilakukan pada Kepulauan Nusa Tenggara dengan target revitalisasi drainase sepanjang 341 Km dengan anggaran Rp 71 miliar. Sementara di pulau Sulawesi akan dikerjakan 953 Km dengan anggaran Rp 189 miliar.

Lalu, di kepulauan Maluku yang dikerjakan sepanjang 230 Km dengan anggaran Rp 70 miliar. Dan yang terakhir di pulau Papua akan dilakukan revitalisasi drainase 225 Km dengan anggaran Rp 81 miliar.

Baca Selanjutnya: Kriteria Jalan Nasional yang Drainasenya...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami