PUPR Target Pembangunan Gedung Rektorat UIN Mataram Selesai Akhir Juni

PUPR Target Pembangunan Gedung Rektorat UIN Mataram Selesai Akhir Juni
UANG | 2 Juni 2020 11:41 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) Provinsi NTB Direktorat Jenderal Cipta Karya tengah menyelesaikan pembangunan Gedung Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram. Pembangunan untuk mendukung persiapan kegiatan belajar mengajar menjelang era kenormalan baru (New Normal) akibat pandemi Covid-19.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono mengatakan, progres pembangunan fasilitas kampus telah mencapai 98,6 persen dan ditargetkan selesai sebelum akhir Juni 2020. Pembangunan bagian dari rencana pemerintah untuk mempercepat pembangunan dan rehabilitasi 10.000 sekolah, madrasah, dan universitas di seluruh Indonesia.

"Dengan selesainya fasilitas kampus ini diperlukan untuk mahasiswa sebagai bagian dari program pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul," kata dia melalui siaran pers, Selasa (2/6).

Menurutnya, pembangunan Gedung UIN Mataram yang terletak 5,5 Km dari Kota Mataram, NTB tersebut dikerjakan selama 284 hari kalender dengan anggaran sebesar Rp37,1 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2019. Pembangunan dilakukan oleh kontraktor pelaksana PT Damai Indah Utama.

1 dari 1 halaman

Lingkup Pekerjaan

rev1

Adapun lingkup pekerjaan pembangunan Gedung Rektor UIN Mataram tersebut meliputi pekerjaan struktur, arsitektur, mekanikal dan elektrikal, bangunan penunjang, dan pekerjaan sarana dan prasarana luar. Adapun Luas bangunan 7.004 m2 dan luas landskap 4.332 m2.

Sementara itu, Kepala Pusat PSP POP, Iwan Suprijanto menyebut lanjutan pembangunan ini mengalami penyesuaian desain karena kondisi struktur awal yang tidak sesuai. Di samping itu, pihaknya juga turut mempertimbangkan NTB sebagai daerah rawan gempa.

Pekerjaan pembangunan Gedung Rektor UIN Mataram tersebut juga dilaksanakan sesuai protokol pencegahan covid-19, seperti menjaga jarak fisik, pembagian masker kepada pekerja, pengecekan suhu, penyemprotan desinfektan, penyediaan ruang isolasi, penyediaan hand sanitizer dan fasilitas cuci tangan. Langkah ini sesuai Inmen PUPR No 02/IN/M/2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran COVID-19 dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi. (mdk/idr)

Baca juga:
4 Ruas Tol Proyek Strategis Nasional Siap Beroperasi Juni 2020
Pemerintah Siapkan Rp6,4 T untuk PSN 5 Destinasi Wisata Prioritas
Sambut Kenormalan Baru, PUPR Genjot Program Padat Karya Sektor Perumahan
Proyek SPAM Djuanda Siap Pasok 10.000 Liter per Detik Air Minum DKI Hingga Karawang
Kementerian PUPR Bentuk 19 Balai Perumahan Dukung Program Sejuta Rumah
Menteri Basuki Pastikan 241 Waduk Beroperasi Amankan Pasokan Air Jelang Musim Kemarau

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agama Sejatinya Tidak Menyulitkan Umatnya - MERDEKA BICARA with Menteri Agama Fachrul Razi

5