Rahasia Sukses Grab Menjadi Startup Decacorn Pertama di Asia Tenggara

UANG | 1 Maret 2019 18:36 Reporter : Kamilah

Merdeka.com - Deputy Head of Transport Grab Indonesia, Iki Sari Dewi, mengungkapkan rahasia sukses Grab bisa menjadi decacorn pertama di Asia Tenggara. Menurutnya, membesarnya bisnis Grab karena berfokus pada kebutuhan konsumen.

"Kalau di Grab, faktor yang membuat kita sukses karena kita sangat costumer centris. Jadi Kita selalu melihat problemnya apa dan apa yang bisa kita bantu. Kita lihat misalnya food delivery sangat membantu orang, lalu kita buat," ucapnya saat ditemui di Jakarta, Jumat (28/2).

Iki melanjutkan gencarnya ekspansi bisnis turut membesarkan Grab. Misal, layanan Grab tak hanya hadir di Jakarta, melainkan sudah mencapai Medan, Bali, hingga Papua.

"Setiap layanan dan produk yang kita buat sangat relevan bagi masyarakat banyak tidak hanya di Jakarta, bahkan di Medan, Bali, Papua juga ada service Grabnya," katanya.

Iki menambahkan, tak hanya lokal, saat ini Grab juga sudah melayani beberapa negara Asia Tenggara lain. Seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Myanmar, Kamboja dan Filipina.

"Sampai sekarang ada di mana aja Grab. Ada 8 negara sudah ada Grab," pungkasnya.

Seperti diketahui, decacorn merujuk pada startup dengan nilai valuasi mencapai USD 10 miliar. Grab menilai dengan lebih dari 138 juta unduhan layanannya dan bisa dinikmati di 336 kota yang tersebar di 8 negara membuat startup tersebut menjelma menjadi decacorn pertama di Asia Tenggara.

Baca juga:
Jadi Decacorn Pertama Asia Tenggara, Grab Beroperasi di 8 Negara
Intip Tokoh di Balik Suksesnya Grab Menjadi Decacorn Asia Tenggara
Alasan Grab Bisa Jadi Decacorn: Cepat, Murah, Aman
Sopir Grab Turunkan Penumpang Pendukung Jokowi
Temui Menko Luhut, CEO Grab Lapor Mau Buat Industri Mobil Listrik di Indonesia
Respons Demo Pengemudi Grab di Medan, PT TPI Nyatakan Tidak Ada Order Prioritas
Grab Siapkan Layanan Travel dan Kesehatan di Tahun Ini

(mdk/bim)