Ramai Tuai Protes, Jasa Marga Beri Diskon Tarif Tol Jakarta-Bandung

Ramai Tuai Protes, Jasa Marga Beri Diskon Tarif Tol Jakarta-Bandung
UANG | 5 September 2020 12:23 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menanggapi polemik atas penyesuaian tarif Tol Cipularang dan Tol Padaleunyi yang mulai berlaku hari ini 5 September 2020. Menurutnya, penyesuaian tarif tersebut seharusnya telah dilakukan pada Februari tahun 2020. Namun ditunda karena mempertimbangkan dampak dari pandemi Covid-19 terhadap ekonomi masyarakat.

"Memang baru direncanakan akan diberlakukan di bulan September tahun 2020. Dapat kita lihat, adanya penundaan penyesuaian tarif tol selama kurang lebih 7 bulan tersebut menandakan bahwa Pemerintah dalam hal ini diwakili oleh Kementerian PUPR dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dalam hal ini Jasa Marga, telah mempertimbangkan dampak dari pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) terhadap ekonomi masyarakat," ujarnya, Sabtu (5/9).

Heru menambahkan, bahwa Jasa Marga telah menerima Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk penyesuaian tarif tol tersebut pada bulan Juni dan Juli 2020 lalu. Namun, setelah kebijakan pemberlakuan tarif tol untuk Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi diimplementasikan Jasa Marga selaku BUJT mendapatkan sorotan dari masyarakat.

Sehingga, Jasa Marga mengambil inisiatif untuk memberlakukan diskon tarif untuk kendaraan pribadi (Golongan I). "Dengan adanya diskon ini maka pengguna jalan Golongan I membayar tarif sesuai dengan jumlah semula sebelum tarif disesuaikan (tarif awal). Dikarenakan perlu penerapan setting sistem peralatan, maka diskon tarif ini berlaku mulai hari Minggu (06/09) pukul 00.00 WIB," terangnya.

Adapun untuk pengguna jalan dengan Golongan II-V, Heru memastikan tetap berlaku tarif baru setelah disesuaikan. "Karena Jasa Marga menegaskan bahwa pada penyesuaian tarif tol Cipularang dan Padaleunyi terdapat penurunan tarif untuk kendaraan logistik Gol III dan Gol V sebagai salah satu upaya dalam mendukung aksesibiitas logistik nasional," tutupnya.

Baca Selanjutnya: Diprotes Ridwan Kamil...

Halaman

(mdk/did)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami