Ramai Wabah Corona, Menhub Budi akan Tinjau Transportasi Laut Tujuan China

UANG | 26 Januari 2020 17:42 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan kembali meninjau jalur laut yang memiliki tujuan ke China. Hal tersebut untuk lebih mengantisipasi perpindahan Virus Corona yang saat ini telah mewabah di Kota Wuhan, China.

"Jalur laut pelabuhan tentu kita akan lakukan (peninjauan), tapi semua kegiatan kita tidak lakukan ego sektoral, kita akan mengkoordinasikan ke beberapa sektor khususnya Kementerian Kesehatan dan Kementerian Luar Negeri," ujar Budi saat melakukan peninjauan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (26/1).

Dia mengatakan, saat ini penerbangan dari dan menuju Kota Wuhan sudah ditutup sementara dalam waktu yang tidak ditentukan. Bahkan, armada maskapai Lion Air terakhir kali terbang dari Kota Wuhan dalam keadaan tanpa penumpang.

"Di sana (Kota Wuhan) sudah close jadi pesawat Lion Air kembali juga kosong tidak ada lagi penerbangan ke Wuhan ke Indonesia, bahkan maskapai Garuda tidak ada tujuan ke Wuhan karena banyak yang mengatakan Garuda menolak permintaan kami untuk tidak kesana," jelasnya.

Saat ini, Kemenhub tengah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Luar Negeri terkait penutupan penerbangan ke seluruh kota di China.

"Kota lain kita akan membahas dengan Kemenkes dan Kemenlu terhadap perkembangan yang ada disana satu sisi melakukan kegiatan preventif menangkal supaya tidak ada perpindahan virus ke Indonesia, dan diwakili oleh pergerakan yang ada di Bandara dan tentu saya mengapresiasi KKP sudah melakukan langkah yang baik," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Jawa Barat Berpotensi Terpapar Virus Corona

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan bahwa belum ada warganya yang terjangkit virus corona (2019-nCov). Meski demikian, semua pihak dan masyarakat diminta tetap waspada.

Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Jabar, Berli Hamdani menyatakan, hingga akhir pekan ini belum ada laporan atau penemuan penderita pneumonia terkonfirmasi akibat novel coronavirus.

"Tapi Kementerian Kesehatan sudah mengeluarkan edaran kepada setiap pemda agar meningkatkan kewaspadaan," katanya melalui siaran pers yang diterima, Sabtu (25/1).

Provinsi dengan karakteristik seperti Jawa Barat diakui berpotensi terpapar berbagai macam virus. Salah satu faktornya, arus wisatawan asing yang datang ke Jawa Barat berasal dari berbagai negara.

Selain itu, wilayah Jawa Barat juga menjadi lokasi proyek kereta api cepat Bandung-Jakarta yang pekerja datang dari China. China sendiri adalah negara asal virus ini. Sejauh ini sudah ada beberapa negara yang mendapati warganya terpapar virus corona. Di antaranya Taiwan, Vietnam, dan Amerika Serikat. (mdk/azz)

Baca juga:
Perhimpunan Pelajar Indonesia di China: Tak Ada Mahasiswa WNI Terinfeksi Virus Corona
Penjelasan Lion Air Soal Kru Rute Guangzhou-Manado yang Diisolasi
China: 36 Pasien Virus Corona Sembuh
23 Mahasiswa Aceh Berada di China, 12 Orang Terjebak di Wuhan
Korban Meninggal Sudah 56 Orang, China Pakai Obat HIV Tangani Pasien Virus Corona
China Kerahkan Militer untuk Tangani Virus Corona Wuhan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.