Rayakan HUT ke-43 Pasar Modal, BEI Luncurkan e-IPO Hingga e-Proxy

Rayakan HUT ke-43 Pasar Modal, BEI Luncurkan e-IPO Hingga e-Proxy
UANG | 10 Agustus 2020 10:58 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini merayakan hari ulang tahun atau peringatan 43 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia. Direktur Utama BRI Inarno Djajadi menyampaikan, pihaknya pada hari ini juga akan meluncurkan sejumlah program strategis. Salah satunya sistem penawaran umum elektronik atau e-IPO.

"Alhamdulillah pada hari ini kita juga akan meluncurkan serangkaian program strategis. Antara lain adalah sistem penawaran umum elektronik atau e-IPO, peluncuran indeks IDX Quality 30, peluncuran IDX virtual trading," tuturnya dalam sesi teleconference, Senin (10/8).

"Kemudian kita juga kita luncurkan e-proxy, dan terakhir roadmap pengembangan pasar modal syariah," imbuhnya.

Dia menceritakan kilas balik pasar modal Indonesia yang sempat suram kala masa awal penyebaran pandemi Covid-19. Dia mengatakan, indeks harga saham gabungan (IHSG) sempat menyentuh titik terendah pada 24 Maret 2020, yakni pada posisi 3.973 atau turun -37,5 persen dibanding sesi penutupan 2019.

"Namun pada Jumat 7 Agustus 2020, IHSG bisa dapat kembali meningkat ke level 5.143 atau naik 30,6 persen sejak level terendah," kata Inarno.

Meski diwarnai dengan pandemi corona, dia melanjutkan, BEI pada pekan lalu telah berhasil memfasilitasi 34 perusahaan tercatat baru. Menurutnya, hal itu jadi pencapaian tertinggi di Asean selama 3 tahun berturut-turut.

"Kita juga sambut lagi PT Sumber Global Energy Tbk. Jadi ada 35 emiten, total mencapai 699 perusahaan tercatat," sambung Inarno.

Pencapaian lain yang dia syukuri yakni perolehan jumlah investor mencapai 3,02 juta, tumbuh lebih dari tiga kali lipat sejak 2016. "Satu hal yang menarik adalah adanya penambahan investor ritel yang naik meski ada PSBB. Ke depan, pasar modal selalu berupaya memberi layanan terbaik pada stakeholder. Untuk pastikan pasar modal Indonesia terus berkembang di tengah pandemi Covid-19," ujarnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
BEI-OJK Kerjasama Tarik Investor Besar di Pasar Modal
BEI-OJK Kerjasama Tarik Investor Besar di Pasar Modal
Mantan Dirut BEI Ajak Milenial Nabung Saham dan Terapkan Pola Pikir Pengusaha
Komisaris BEI Bidik Anak Muda untuk Investasi di Pasar Modal
4 Tantangan dan Permasalahan Pasar Modal Indonesia
BEI Catat Transaksi Obligasi Alami Tren Penurunan di Semester I 2020
BEI Sebut IPO di Indonesia Masih yang Terbanyak di Asia Tenggara Meski Ada Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami