Realisasi Penyaluran KUR di 2019 Capai Rp139,51 Triliun

UANG | 21 Januari 2020 16:48 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melaporkan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2019 mencapai Rp139,51 triliun atau 99,65 persen. Angka ini hampir mencapai target realisasi yakni Rp140 triliun.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan realisasi penyaluran KUR sengaja ditahan agar tidak melampaui batas yang telah ditentukan. Sebab bila melebihi target, pemerintah tidak membayar subsidi kepada bank atau penyalur kreditur.

"Kalau tidak direm realisasinya bisa melampaui target," kata Iskandar di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (21/2).

Namun, ada beberapa bank dan lembaga penyalur KUR kata Iskandar yang mampu menyalurkan dana KUR melebihi realisasi. Pemerintah pun memberikan toleransi kepada mereka untuk menyetujui kelebihan dana realisasi KUR.

Sebab pemerintah masih memiliki anggaran yang cukup untuk menyetujuinya, tetapi tidak terlalu banyak karena anggarannya hanya Rp140 triliun.

"Karena keputusan komite mengemukakan Rp140 triliun atau kecukupan anggaran," katanya.

Porsi penyaluran KUR sektor produksi (non perdagangan) sampai dengan 31 Desember 2019 sebesar 51,52 persen. Ini masih di bawah target sektor produksi tahun 2019 yaitu minimal 60 persen.

KUR di sektor perdagangan (non produksi) mulai menurun dan KUR di sektor produksi mulai meningkat sejak diberlakukannya target produksi sejak tahun 2017. Pangsa sektor perdagangan masih besar, yaitu 48 persen pada Desember 2019. Disusul sektor pertanian 26 persen dan jasa 16 persen.

1 dari 1 halaman

Penyaluran KUR Sejak 2015

Total Realisasi penyaluran KUR dari Agustus 2015 sampai dengan 31 Desember 2019 sebesar Rp472,77 triliun dengan outstanding Rp153 triliun, dan NPL 1,10 persen.

Adapun rinciannya yaitu pada tahun 2015 realisasi penyaluran KUR sebanyak Rp22,75 triliun dari target Rp30 triliun. Tahun 2016 realisasi penyaluran Rp94,4 triliun dari target Rp100 triliun. Tahun 2017 realisasi penyaluran KUR Rp96,7 triliun dari target Rp110 triliun.

Tahun 2018, realisasi penyaluran KUR Rp120,3 triliun dari target Rp120 triliun. Serta tahun 2019, terealisasi Rp139,5 triliun dari target Rp140 triliun.

Sejalan dengan penyebaran UMKM, penyaluran KUR masih didominasi pulau jawa dengan pangsa 54,33 persen. Dana KUR yang terealisasi sebanyak Rp256,8 triliun dengan 11,2 juta debitur.

Setelah pulau Jawa, pulau Sumatera menyusul dengan pangsa 20,44 persen. Dana KUR yang terealisasi Rp96,6 triliun dengan 3,2 juta debitur. Lalu disusul pulau Sulawesi dengan pangsa 10,17 persen dengan dana KUR Rp48 triliun dari 1,8 juta debitur. (mdk/azz)

Baca juga:
Demi UMKM, Bunga KUR Turun Dari 24 Persen di 2014 dan Kini Hanya 6 Persen
Pemerintah Minta UMKM Korban Banjir Dapat Kompensasi Pembayaran Utang Bank
BRI Siap Salurkan KUR Senilai Rp120,2 Triliun dengan Bunga 6 Persen
Menteri Sri Mulyani Sebut Anggaran Kredit Murah Rp1,5 Triliun Sudah Cair
Lewat Video, PBNU Tagih Janji Sri Mulyani Beri Kredit Murah Rp1,5 Triliun
Pemerintah Dorong Pemanfaatan KUR untuk Peremajaan 500.000 Ha Sawit

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.