REI Siap Bantu Pemerintah Bangun Ibu Kota Baru di Luar Pulau Jawa

UANG | 22 Mei 2019 19:53 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) siap mendukung pemerintah untuk pembangunan Ibu Kota baru yang tengah disiapkan di luar Pulau Jawa.

Ketua Umum DPP REI, Soelaeman Soemawinata mengatakan, anggota REI selama ini telah mengembangkan 34 kota baru di Jabodetabek, dengan luas area rata-rata sekitar 60 ribu hektare. Hampir semuanya kini menjadi kota-kota baru yang mandiri termasuk menciptakan sentra pemerataan ekonomi masyarakat.

"Contohnya di BSD, Bintaro, Lippo Karawaci dan sebagainya itu luasnya rata-rata mencapai 60 ribu hektare, dan itu dikembangkan sekitar 20-30 tahun lamanya," terangnya di Jakarta, Rabu (22/5).

Untuk itu, pihaknya optimistis dapat membantu pemerintah dalam mengembangkan Ibu Kota baru. Menurut dia, pengembangan kawasan baru sebaiknya memang banyak melibatkan swasta dan ahli-ahli di bidangnya masing-masing untuk saling bekerjasama.

"Sinergi dan koordinasi dibutuhkan mengingat pengembangan kawasan butuh waktu yang panjang," ujarnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro menjelaskan akan mengurangi porsi APBN dalam pembangunan ibukota baru nanti.

Pemerintah sebisa mungkin akan meminimalisir penggunaan APBN dengan menjalin kerjasama dengan pihak swasta atau skema pemerintah badan usaha (KPBU)

"Saya yakin swasta khususnya pengembang tidak masalah bila diminta mendanai pembangunan fasilitas hunian dan komersial di ibukota baru. Setidaknya, akan ada captive market sebanyak 1,5 juta orang di ibukota baru tersebut yang dari sisi properti pasti membutuhkan rumah, kawasan komersil, hotel, serta fasilitas kota lainnya," ucapnya.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
PUPR Siapkan Masterplan Ibu Kota Baru Setelah Lokasi Ditentukan Tahun Ini
Pemerintah Diminta Pertimbangkan Hal-Hal Ini Sebelum Pindahkan Ibu Kota
Inilah Macam-Macam Gedung yang Dibangun di Ibu Kota Baru Pengganti Jakarta
AP II Siap Kembangkan Bandara Palangka Raya Jika Dipilih Jokowi Jadi Ibu Kota
Jadi Pilihan Ibu Kota Baru, Ini Keunggulan dan Kelemahan Kaltim dan Kalteng
Pemerintah Siapkan Rp30,6 Triliun untuk Pemindahan Ibu Kota

(mdk/idr)